Part 14

4.6K 199 3
                                        

"Mii.. Mimii.. Bangun" rendy mencoba membangunkan mimi

"Hmmmmmmm" mimi hanya bergumam

"Bangun.. Udah jam 11 siang nih. Masa ga bangun2. Galaper apa?" tutur rendy

"Astaga, masih pagi apaan. Coba lihat jam. Udah jam 11"

"Masih jam 11 juga"

"Astaga mimii"

"Biasa aku bangun jam 2. Jadi jangan terkaget. Ganggu aja"

"Aku laper mii" bisik rendy memelas

"Laper? Kenapa ga makan? Laper ko bilang2"

"Mau makan apa? Kamu gamasak. Gaada makanan"

"Ya kau kan bisa beli. Banyak restoran yang buka. Udah ah aku ngantuk" mimi menenggelamkan wajahnya di bantal

Rendy hanya bergumam dan berjalan lemas. Susah memang punya istri yang unik. Setelah ini, apalagi kelakuan gilanya?

Rendy memarkirkan mobilnya di sebuah resto favoritnya. Ia membeli makanan, rendy membungkusnya. Ia ingin makan dirumah hari ini. Entah dengan atau tanpa mimi.

.

"Kau sudah bangun?" tanya rendy

"He'em"

"Kau tidak bertanya aku dari mana?" rendy

"Dari luar" jawab mimi

"Hahh sudahlah" rendy berlalu ke dapur untuk mengambil piring dan sendok untuk makan

Mimi sedang asik menonton tv tanpa menghiraukan rendy.

"Nihh makan. Kau pasti belum makan" rendy menyodorkan makanan yang tadi ia beli pada mimi

"Ahh kau tau sekali kalau aku sedang lapar, tuan"

"Makanlah"

Mimi langsung melahap makanannya. Kakinya keatas. Makannya tanpa nafas, berantakan. Sungguh, inikah istri dari seorang pria tampan dan mapan?

"Kau bisa pelan2. Nanti tersedak" ujar rendy

"Aku sudah biasa"

"Jangan dibiasakan"

"Terserah akulah. Yang makan aku. Jika kau tidak suka, jangan dilihat. Kau makan saja makanan mu sendiri" mimi

Rendy menghela nafas pelan. Sifat buruk apalagi yang akan mimi perlihatkan?

.

"Apa kau ingin jalan2?" tanya rendy

"Tidak. Aku ngantuk. Ingin tidur. Lagi pula ngapain jalan2? Cape" jawab mimi sambil menguap

"Ya tuhan" rendy memukul jidatnya pelan

"Ehh tuan, aku ingin bertanya"

"Tanya saja" jawab rendy acuh sambil memindahkan tayangan televisi

"Kenapa kau begitu banyak bicara dan begitu sering mengajakku bicara? Sedangkan dikampus, kau terkenal sebagai pria yang puasa bicara. Kenapa kau begitu acuh saat di kampus? Apa jangan2 yang dikampus tu bukan kau?" mimi menutup mulutnya tak percaya

"Ish kau bicara apa? Aku hanya tidak ingin bicara yang tidak penting" Jawab rendy

"Lalu, apa bicara dengan ku penting?" mimi mendekatkan wajahnya pada wajah rendy karna penasaran dengan jawaban dari pertanyaannya

"Oh tuhaannnnn" rendy menjatuhkan kepalanya di sofa dan menutup matanya dengan lengannya

"Ahh iyaiyaa kau tak perlu menjawabnya" mimi langsung beranjak pergi ke kamar

"Oh tuhann, mimpi apa aku semalam. Punya istri yang sangat luar biasa. Entah polos atau memang bodoh. Ya tuhan, tolong rubah sifatnya" rendy berbicara sendiri

.

.

.

Crazy WifeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang