Setelah selesai dinner, tidak terasa sudah jam 10 malam dara dan rama menikmati malam itu. Rama mengajak dara berjalan-jalan sebentar. Rama ingin memperkenalkan dara kepada teman-temannya, mereka semua telah menunggu di salah satu kedai yang tidak jauh dari restaurant tadi.
"Dar? Hari ini kita pacaran kan? Aku ga nyangka deh hehe." ucap rama sambil membuka pintu mobil di parkiran.
"Hehe iya ram, aku juga ga nyangka kita bakal sampe pacaran, kiran kamu cuma bakal jadi temen deket aku aja kayak alvaro gitu." ucap dara sambil tersenyum.
"Dar? ke kursi belakang sebentar yuk." ajak rama karena posisi mobil paling pojok cctv terhalang pohon besar jadi tidak keliahatan posisi dalam mobil rama, dengan kaca mobil yang berwarna hitam.
"Rama mau ngapain?" tanya dara.
"Hehe mau cium, mau ya? Kalo gamau gapapa" tanya rama
"Hm engga deh nanti aja ya." ucap dara.
"Yah, yauda deh wkwk." ucap rama sambil sedikit tertawa.
Akhirnya dara dan rama meninggalkan restaurant tersebut dan menuju kedai. Sebenarnya baju yang dara pakai sama sekali tidak cocok untuk datang ke kedai, tapi apa boleh buat rama mau memperkenalkan dara kepada teman yang membantunya membuat moment ini jadi sangat spesial.
"Rama ini kedai? Ko gede banget bagus lagi." ucap dara yang melihat sekeliling tempat itu.
"Gatau emang namanya mah kedai, mungkin cafe kali ya." ucap rama dan langsung menggandeng dara untuk masuk.
Didalam sudah banyak yang menunggu, semua teman rama sudah ada di dalam.
"Eh yang di tunggu dateng." ucap hanif.
"Gimana berhasil? Diterima?" tanya kimul dengan pelan.
Rama hanya mengangguk dan tersenyum sumringah.
"Wets set dah siapa nih? baru jadian yaaa?" ucap mamet.
"Oit bro." ucap rama dan semuanya tos bersama.
Dara hanya diam tersenyum kepada semuanya.
"Oh ini yang namanya dara." ucap Oji.
"Oh ini yang di kejar-kejar rama, yang buat rama galau setiap malem." ucap hafis
"Oh ini yang buat rama setiap malem coli." ucap pacul.
Yang lain tertawa mendengar ucapan bena yang sekedar membuat nyaman suasana.
"Pala lo anjing, gua ga pernah coli ya." ucap rama.
"Halah gausa bohong deh rama." ucap oco sambil tertawa.
"Ngentot mana pernah." ucap rama dan mengajak dara untuk duduk.
"Dara kenalin ini temen aku di luar sekolah, ini kimul nama asli rezky, ini oji nama asli Fauzy, Ini hafis, Ini mamet nama asli fahmi, ini pacul nama aslinya putra pamungkas. Ini bena nama aslinya bimo satrio. Ini Jack wkwk udah kenal kan? Sebenarnya ada niko sama dennis tapi dia ga ikut" ucap rama
"Oh iya, gua dara." dara menyalami semuanya untuk berkenalan.
Mereka semua mempunyai sifatnya masing-masing, kimul yang tidak terlalu banyak omong, pacul sama seperti kimul, hafis oco dan oji yang banyak bicara, ya itu lah temen-temen rama yang harus jadi temen dara juga. Semuanya menerima dara dengan baik, melihat dara yang cantik walaupun sebenarnya jail dan bawel heboh dan rame.
"Gimana kalian udah jadian ya?" tanya hafis.
"Udah lah masa belum si iya kan dara?" tanya oco.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta dan Benci
RomanceKesan pertama terburuk buat Dara saat baru mau mengenal lebih jauh tentang Rama dan ada hal yang tidak disangka-sangka oleh dara. Disaat tau rama menanyakan hal yang menyakitkan hati dara pada saat itu kepada felma. Tapi setelah masalah itu selesai...