Fitting and Cincin

35.9K 1.7K 153
                                        

Happy Reading!

Sepulang sekolah Nana dan Fano diminta untuk fitting baju pengantin di butik tante Resi. Resi adalah adik dari nesa,mamahnya Fano.

Didalam mobil keadaan sangat canggung, Fano sibuk menyetir dan Nana memalingkan wajahnya ke jalan raya.

" Kenapa lo nerima perjodohan ini?" tanya Nana menoleh ke arah Fano.

" Gue ga mau orang tua gue kecewa" jawab Fano datar dan tetap fokus menyetir.

" Lo sendiri?" Lanjut Fano

" Gue sama kaya lo,gue ga mau bikin orang tua gue kecewa dan sedih" jawab Nana pelan.

" Pernikahan merupakan hal saklar,dan gue pengen nikah satu kali seumur hidup dan itu sama lo karena perjodohan ini,jadi gue akan perlahan buka hati gue buat lo dan gue mohon lo hargai gue sebagai suami lo kelak" Ucap Fano panjang lebar sembari menoleh ke arah Nana dan tersenyum nipis.

" Gue juga usahain buat buka hati gue buat lo entah itu bisa apa enggak gue gak tau, kata orang cinta datang karena terbiasa, dan sebisa mungkin gue bakal jadi istri yang baik buat lo" kata Nana tulus dan tersenyum lebar.

Dan keduanya tersenyum, Tak terasa mobil Fano telah sampai di depan butik tante Resi.

Pintu butik terbuka menampilkan Fano dan Nana yang celingukan mencari keberadaan bunda dan mamahnya itu.

" Ayo masuk" ucap tante Resi tersenyum.

Mereka berdua mencium punggung tangan tante Resi dan mengikuti langkahnya dan tiba di ruang tamu.

" Mah,Bun" ucap Fano seraya mencium punggung tangan mereka diikuti Nana di belakangnya.

" Berhubung kalian sudah datang langsung aja ya coba baju nya" kata Nesa.

" Ayo kalian ikut tante" ucap Resi

Sampai di ruang ganti, tante Resi memberikan dress putih yang cukup elegan tapi agak terbuka di bagian dada tapi sungguh anggun bila dikenakan oleh Nana

Sampai di ruang ganti, tante Resi memberikan dress putih yang cukup elegan tapi agak terbuka di bagian dada tapi sungguh anggun bila dikenakan oleh Nana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

kek gini ya geg kira kira bentuknya.

Nana dan tante Resi masuk ke dalam ruang ganti . Nana terlihat sungguh anggun mengenakan dress tersebut, dibantu dengan tante Resi,Nana keluar dari ruang ganti dan menuju tempat dimana Fano dan Bunda dan Mamah nya berada.

Fano terpaku melihat Nana yang begitu cantik menggunakan dress tersebut,sama hal nya Vio dan Nesa juga menyunggingkan senyuman.

" Cantik", batin Fano.

Fano juga tampak tampan dengan tuxedonya yang begitu sempurna dan pas bila di kenakan oleh Fano.

"Ganteng" batin Nana

" Ekhem, kalian memang pasangan yang serasi" ucap Tante Resi tersenyum hangat

" Cantiknya menantu mamah" ucap Nesa terkekeh.

" Ini anak bundakah? Cantik sekali" kata Vio sembari memeluk Nana dengan sayang.

" Iya ini Nana" kata Nana kikuk.

" Lo cantik" kata Fano tiba-tiba, dan blush pipi Nana bersemu merah bak kepiting rebus.

" Emm makasih,lo juga ganteng" ucap Nana gugup,dan hanya dibalas senyum tipis oleh Fano.

" Aduh aduh udah dong,bikin iri mamah aja kalian, kemarin bilang gak mau dijodohin,nolak mentah-mentah, sekarang malah sweet gitu" ucap Nesa terkekeh dan mendapatkan tatapan geli oleh Vio dan Resi sedangkan Nana hanya menunduk malu berbeda dengan Fano ia hanya menampilkan wajah datar.

Berhubung sudah selesai memfitting baju mereka kembali ke ruang tamu.

" Nah sekarang kan sudah selesai fitting bajunya, kalian lanjut cari cincin nya" kata Vio

" Ya bun" kata Nana dan Fano kompak.

" Oh ya Fano,jangan lupa nanti kamu anterin Nana pulang lho ya jangan lupa awas kamu!" Kata Nesa mengingatkan anaknya itu.

" Hm" jawab Fano.

-*-

Setelah berkeliling mencari toko perhiasan, akhirnya mereka sampai di depan toko tersebut,mereka pun masuk kedalam dan tak sengaja mata Nana melihat cincin yang tak begitu mewah tetapi sangat menarik perhatian Nana

Setelah berkeliling mencari toko perhiasan, akhirnya mereka sampai di depan toko tersebut,mereka pun masuk kedalam dan tak sengaja mata Nana melihat cincin yang tak begitu mewah tetapi sangat menarik perhatian Nana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kira kira kek gitu ya.

N

ana berjalan menuju etalase cincin tersebut dan sontak saja Fano mengikuti langkahnya. Ia mengamati dalam dalam cincin tersebut.

" Lo mau itu?" tanya Fano sembari menunjuk cincin yang diamati oleh Nana.

Nana hanya menggeleng pelan, bukannya ia tak mau tetapi ia malu untuk bilang iya

" Ck,sok" decak Fano

Fano pun memanggil salah satu karyawan toko tersebut.

" Ada yang bisa saya bantu kak?" Gugup karyawati yang diketahui namanya Nina

" Saya mau cincin itu" tunjuk Fano ke arah cincin yang diamati Nana. Sedangkan Nana sembari tadi hanya diam dan menundukkan kepalanya.

" Baik kak,bisa di dibayar di kasir" ucap Nina memberikan cincin tersebut yang sudah terbalut beludru.

Selesai membayar mereka memutuskan untuk pulang dan Fano menghantarkan Nana pulang terlebih dahulu.

****

Holaa!!!
Gue balik lagi nih
Maapkan cerita yang Gaje ini ya,haha
Sorry banget kalau banyak typo.
Gue bakal sering-sering uptade ya wkwk.

Taburkan bintang!, Dan jangan lupa Komen yak!!

Txuu.

My Cold HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang