Jangan lupa vote dan komen sebanyak-banyaknya ya!
Happy reading!
Fano memarkirkan mobilnya di bagasi rumahnya, mata Fano melihat mobil yang sepertinya pernah ia lihat. Itu adalah mobil seseorang yang memeluk Nana tadi. " Sudah berani membawa laki-laki lain dia rupanya", batin Fano menggeram kesal.
"Assalammualaikum,mana pacar mu itu?" Tanya Fano langsung masuk. Nana yang sedang menonton tv pun terkejut dengan kedatangan Fano.
"Kamu gak nganter cewek manja mu itu?" Tanya Nana balik.
"Tarisha?" Tanya Fano.
"Ya iyalah! Siapa lagi!" Balas Nana ngegas.
"Oh, kamu cemburu?"
"Tidak usah mengalihkan pembicaraan, dimana laki-laki itu?" Tanya Fano datar.
"Siapa juga yang cemburu! Sok tau" tanya Nana sewot.
"Laki-laki yang lo maksud itu gue?" Tanya seseorang dari arah dapur.
Fano menahan amarahnya ketika melihat laki-laki itu.
Dengan cepat Fano membogem sudut bibir pria itu. Yang dibogem pun terkekeh. Nana langsung cepat-cepat menolongnya.
"Abang gak papa?" Tanya Nana khawatir.
"Abang?" Beo Fano.
"Laki-laki yang lo maksud itu abang gue!" Ujar Nana kesal.
"Jadi lo cemburu?Hahaha" tawa laki-laki itu pecah.
"Gak!" Balas Fano datar, betapa bodohnya ia.
"Santai, gue Reano panggil aja Nano" kata Reano mengulurkan tangannya dan dibalas kaku oleh Fano.
"Fano" ujar Fano melepaskan uluran tangan itu.
"Abang gak papa?" Tanya Nana perhatian. Fano memandang mereka dengan kesal.
"Aelah santai kalik! Lo kaya gak tau gue aja" balas Nano terkekeh.
"Liat tuh, suami lo cemburu, Haha" ujar Nano tertawa.
"Bodoamat", balas Nana tanpa melihat Fano.
"Kalo gitu Nana keatas dulu ya"pamit Nana meninggalkan mereka dan menaiki tangga.
Sekarang keadaan hening setelah sepeninggalan Nana. Hingga Nano memulai pembicaraan.
"Gue titip adek gue, kalo ngeselin itu emang sikapnya tu orang".
"Iya".
"Gue yakin lo bisa jadi yang terbaik untuk Nana, setelah cowok brengsek itu mematahkan hati adek gue."
"Siapa?"
"Derta. Cowok yang berkhianat pada cintanya adek gue. Jujur gue udah ngelarang Nana buat pacaran ataupun deket sama tu cowok. Tapi ya udah lah semua hanya masalalu."
"Nana pernah nangis karna Derta?"
"Pernah, bahkan sering. Gue juga heran kebanyakan cewek pada bego,nangisin cowok yang jelas-jelas udah nyakitin perasaan bahkan hatinya, padahal di luaran sana banyak banget cowok yang lebih baik."
"Lo curhat apa emang lo bucin?"
"Eh iya-iya ngapa gue jadi curhat dah. Gak kenal kata bucin ye sorry. Pokoknya thanks banget lo udah mau ngejagain adek gue."
"Udah tugas gue".
"Oke deh kalo gitu gue pamit duluan, titip salam aja buat Nana." Pamit Nano.
"Yoi!"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Husband
Teen FictionAPA?DIJODOHIN?!!NANA GAK MAU! -Nana KALIAN BENAR BENAR GILA! FANO GAK MAU DI JODOHIN! -Fano Ingin tau kelanjutannya? Yuk baca aja! Hanya cerita imajinasi saja hehe:') RANK : #1 in reina 19/08/20 #1 in cool 26/02/21 #2 in fano 19/08/20 #5 in pertema...
