"Izinkan aku membahagiakanmu sesuai kemampuanku."
-Bintang-
Happy Reading<3
Saat ini malam minggu, Bintang berniat ke rumah Bulan untuk 'apel'. Hubungannya dengan Bulan kini sudah beberapa bulan. Mereka kini kian mengenal satu sama lain. Bintang sangat bahagia telah memiliki Bulan.
Bintang berniat ingin mengajak gadis itu untuk makan malam diluar, tetapi saat diambang pintu ia melihat Bulan tengah bermain ponsel dengan sangat serius.
"Ih jangan deket-deket dong, nanti mati." Bulan menatap ponselnya gemas. "Mentang-mentang ular aku udah besar kalian deketin aku!" ucapnya lagi.
Bintang kini menghampiri Bulan yang tengah mendumel tak jelas, "Lagi ngapain?" tanya Bintang lembut.
Bulan masih fokus pada gamenya dan tak sadar bahwa Bintang telah berada disebelahnya.
"UDAH DIBILANGIN JANGAN DEKET-DEKET!!!" Bulan berteriak histeris, "CACING AKU JADI MENINGGAL, KAN!" Bulan menatap nanar cacingnya yang tengah dirubungi para cacing lain.
Bulan segera menutup ponselnya kesal dan mulai menyadari bahwa Bintang kini berada disebelahnya.
"Eh ada calon ayah dari anak-anaknya Bulan, ngapain disini?" ucap Bulan dengan senyum merekah.
"Baru nyadar?" Bintang mendesis sebal, "Main cacing terus sih." ujar Bintang lagi, kesal.
Bulan melihat Bintang yang tengah kesal, ia terkekeh geli melihat kelakuan pacarnya itu.
"Gantian dong, biasanya kan juga kamu yang cuekin aku gara-gara game tembak-tembakan itu." Bulan memberi jeda dan tertawa renyah, "Jadi skor kita 1-1" ucap gadis itu lagi.
Bintang mengacak rambut gadisnya gemas dan mencubit pipinya, "Ayo keluar kita makan malem."
"Bintang tungguin disini dulu ya, aku ganti baju dulu." Bulan setengah berteriak, "TUNGGUIN POKOKNYA!"
Setelah menunggu beberapa menit, kini Bulan turun dengan pakaian santainya. Bintang menatap Bulan dan tak bisa berkata-kata, selalu cantik.
"Bintang, aku cantik gak?" Bulan kini menghampiri Bintang.
"Emang kapan sih lo gak cantik? Lo itu cantik terus." ujar Bintang santai dan membuat hati Bulan menjadi tidak santai.
"Aku mau ngepangin rambut dulu ya sebentar." Bulan kini beralih mengambil kaca dan mulai mengepang rambutnya.
"Gue aja yang ngepangin rambut lo." Bulan berdecih mendengar ucapan Bintang.
"Emang Bintang bisa?" tanya Bulan.
Bintang langsung membuka youtube "tutorial kepang rambut anti gagal." Dengan telaten Bintang mengepang rambut Bulan dan hasilnya sangat rapi.
Benar-benar diluar dugaan Bulan.
Bulan tertegun sebentar, ia mengulum senyum manis dan menatap Bintang lekat, "Kenapa repot-repot ngelakuin ini?
Bintang membalas senyum gadis dihadapannya itu, "Gue mau bikin lo bahagia, Lan." Bintang memberi jeda, "Izinin gue bahagiin lo, ya?
KAMU SEDANG MEMBACA
THE LIGHT LOVES [END]
Novela JuvenilBagimana jika dua orang dengan sifat yang bertolak belakang dijadikan menjadi satu pasangan? Bintang Aksara Prima, sang cowok dingin yang memiliki paras tampan yang mampu menyihir para wanita dengan satu tatapan Bulan Putri Wijaya, sang gadis cerewe...
![THE LIGHT LOVES [END]](https://img.wattpad.com/cover/219598742-64-k843924.jpg)