"Maaf untuk hari-hari burukmu bersamaku."
-Bintang-
(Coba deh dengerin multimedia yang aku kasih ke kalian, bagus deh bikin candu. Lagu ini nyeritain tentang seseorang yang sangat mencintai seseorang sampai ke tulang-tulangnya.) Avvv pengen deh digituin sama orang, haha
Happy reading<3
Bintang tampak tak terkejut sedikitpun saat membuka topeng kedua orang itu dan terdapat Melody di salah satunya.
Sementara Arta, lelaki itu berbanding berbalik, ia tampak sangat terkejut saat mengetahui Eca membantu kejahatan Melody. Selama ini ia mengira Eca adalah gadis baik dan lugu, tapi kenapa ia bisa sekejam ini pada Bulan-nya?
Pandangan kedua lelaki ini menatap murka kedua perempuan dihadapannya.
Bintang mencengkram kuat lengan Melody, membuat gadis berparas licik itu kesakitan. Mendengar rintihan sakit dari Melody, Bintang semakin menjadi. Ia menambah cengkramannya, Melody semakin kesakitan.
Arta yang masih setia memandangi setiap wajah Eca, mantan satu menitnya. Ia kemudian menatap tajam pada gadis itu.
"Gue gak nyangka, Ca." ujar Arta pada Eca yang daritadi diam terpaku.
"Aku bisa jelasin, Ar." balas Eca mencoba membela diri.
"Lo mau jelasin apa hah?!" teriak Arta tepat di wajah Eca.
"Aku gak bermaksud buat nyakitin Bulan, Ar." balas Eca masih membela diri.
"MATA LO RABUN?!" teriak Arta lagi, matanya mulai mengeluarkan air mata. "Kenyataannya lo udah nyakitin Bulan gue, Ca." ujarnya lagi dengan nada sendu.
Eca menutup matanya takut setelah mendengar teriakan si pujaan. Ia merasa sangat bersalah telah bergabung pada Melody untuk meneror Bulan dan menyakiti gadis itu.
Bintang pun demikian, ia bahkan meludah tepat ke arah wajah Melody.
Melody yang tak terima pun mulai angkat bicara, "Aku ngelakuin ini karena aku sayang sama kamu, Bin. Aku ga rela kamu dimiliki cewek lain, termasuk Bulan." ujar Melody sembari mendekati Bintang.
"TAPI GUE GAK SUKA SAMA LO MELODY!!" balas Bintang berteriak menaikkan nada suaranya. "Yang lo sebut cinta dan sayang itu cuma obsesi lo, lo gila Dy, lo gila." ujar Bintang lagi.
"Aku cinta sama kamu, Bin. Aku cinta sama kamu, aku cinta sama kamu." Melody mengucapkan kata itu berulang-ulang, membuat Bintang semakin jijik terhadapnya.
Bintang mendekati Melody yang menunduk, "Gue ga cinta sama lo Melody." ucapnya pelan.
Melody tersenyum pedih. Hatinya seakan remuk dan hancur berkeping-keping. Ternyata benar yang mereka katakan, dirinya hanya terlalu terobsesi dengan Bintang.
"Tapi aku ga peduli, Bin. Aku tetep cinta sama kamu..."
*****
Arta dan Bintang kini bersamaan membawa Bulan ke rumah sakit. Sementara Melody dan Eca kini sudah berhadapan dengan polisi dan kepala sekolah.
"Lo harus kuat calon bini, lo harus kuat. Lo harus tetep hidup, soalnya gue dah nyiapin nama buat anak anak kita di masa depan." ujar Arta sedih penuh haru.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE LIGHT LOVES [END]
Teen FictionBagimana jika dua orang dengan sifat yang bertolak belakang dijadikan menjadi satu pasangan? Bintang Aksara Prima, sang cowok dingin yang memiliki paras tampan yang mampu menyihir para wanita dengan satu tatapan Bulan Putri Wijaya, sang gadis cerewe...
![THE LIGHT LOVES [END]](https://img.wattpad.com/cover/219598742-64-k843924.jpg)