20. sedikit tenang

41 1 0
                                    

Sheila dan Devan sedang menuju rumah sakit yang dimaksud Alvaro

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sheila dan Devan sedang menuju rumah sakit yang dimaksud Alvaro. Di dalam mobil Sheila terus terusan menahan tangis nya agar tidak terdengar oleh Devan. Devan yang melihat itu  merasa dada nya sakit.

"Sabar sayang, kita bakal sampai," ucap Devan menenangkan Sheila.

Sesampai nya di rumah sakit, Sheila langsung berlari menuju tempat yang sudah Alvaro sebutkan. Sheila berhenti di depan Lift, Sheila terus terusan memencet tombol untuk membuka lift.

"Shit," Sheila pun berlari menuju tangga, ia berlari an menuju lantai 5. Inilah kebodohan jika orang sudah panik. Padahal dia bisa menggunakan lift, tetapi dia memilih naik tangga. Devan mengikuti Sheila dari belakang.

Devan dan Sheila  sudah sampai ditangga lantai 3, Devan menahan tangan  Sheila, "lepasin," Sheila terus meronta untuk melepaskan cekalan Devan.

Devan langsung menarik Sheila menuju pintu lift yang terbuka, saat di lantai 5. Sheila terus berlari tak tau arah.

Apa apaan Lo?
Setelah hancurin keluarga gue, baru Lo minta maaf?

Sheila mendengar suara orang yang dikenal nya  lantas berhenti tepat di belokan lorong.

"Shei? Kenapa berhenti?" Tanya Devan. Sheila menyuruh Devan diam. Devan  hanya menuruti nya.

Sheila  diam diam mencari asal suara, Sheila yakin itu suara papa nya.

Sheila membulatkan matanya ketika papa nya sedang menonjok lelaki seusia papanya.

"Jelasin? Apa maksud lo, kalau Lo sengaja?" Tanya Xabiru.

"Oke, saat Lo mergokin gue dengan istri Lo itu, gue sebenernya ngelakuin itu karena disuruh. Gue... Benar benar nggak berniat ngelakuin itu."

Xabiru tiba tiba merasakan emosi yang sudah di puncak nya, ia langsung mencengkram kerah milik Andra, lelaki yang merupakan salah satu penyebab keluarga nya hancur.

"Apa maksud Lo nggak berniat? Lo udah jelas jelasnya sengaja ngelakuin having Sex dengan Vania, itu yang Lo maksud nggak berniat?" Bentak xabiru kepada Andra.

Andra langsung melepas cengkraman nya pada Xabiru, "LO YANG BODOH! LO SENDIRI YANG BUAT HANCUR KELUARGA LO ITU!!"

"Apa maksud Lo?" Tanya Xabiru dengan nada emosi yang kentara.

"Selama ini Vania selalu berusaha ngejelasin sesuatu sama Lo, tetapi Lo malah selalu motong pembicaraan Vania," balas Andra tak kalah emoai.

"To the point bangsat! Apa maksud Lo? Penjelasan apa? Apa yang mau di jelasin saat istri gue selingkuh dengan Lo?" Tanya Xabiru dengan keras.

"GUE YANG MAKSA VANIA NGELAKUIN ITU, BUKAN KARENA KEINGINAN DIA. GUE JUGA NGELAKUIN ITU SEMATA MATA HANYA UNTUK NYELAMATIN NYOKAP GUE YANG MAU DIBUNUH SAMA ALENDRA!," bentak Andra

Akulah Takdir muTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang