-Tiga puluh enam-

32 8 0
                                        

Tring.

Suara notifikasi handphone milik vinka bergetar. Sekarang ia sedang bermain ponsel sambil istirahat sejenak di dekat taman. Maklum, mudah lelah. Sebab berjualan keliling.

"Wih ada berita new ini" Ucap vinka pelan lalu segera memencet berita yang sedang viral sekarang. Walaupun tidak gaul, tapi ia juga masih tau tentang kejadian-kejadian yang lagi ramai diperbincangkan.

Vinka hampir saja melempar handphone nya jikalau ia tidak menyimbangi. Berita yang membuat hati nya seketika hancur bagai bubur.

Viral! Musisi bernama Kevin Alatas kembali ramai diperbincangkan! Kata nya mau dijodohkan oleh artis sinetron bernama Chelsea Vanira?

Pletak krak!

Suara hati vinka bergemuruh hebat. Sampai sakit nya, ia tidak sadar bahwa cairan bening sudah menetes di pipi mulus nya.

"Hiks...hiks.." Tangis vinka pecah. Ia berusaha mengontrol detak jantung nya yang hampir copot. Baru mengetahui berita nya saja vinka bisa seperti ini. Apalagi jika kevin menjelaskan secara langsung.

"Jahat. Semuanya jahat sama aku." Lirih vinka dengan hati yang terluka.

Ia tidak menyangka jika yang dikatakan chelsea itu benar adanya. Kevin, idola plus orang yang berhasil mendapat kedudukan tinggi di hati vinka.

Pikiran nya mulai berkecamuk. Ia sedih, pusing dan lemah. Apakah benar yang dikatakan kevin jika ia mulai mencintai nya? Terlintas di benak vinka karna omongan kevin hanya bualan belaka.

"Aku gak nyangka..." Vinka seperti kehilangan kesadaran nya. Tatapan kosong dan mata yang merah.

"Gak nyangka apa vin?"

Suara pria yang terdengar agak keras. Seolah menyapa vinka. Tetapi vinka masih saja tak bergeming. Apakah sepenting itu kevin baginya? Sampai diri vinka lupa daratan.

"Haloo! Vinka?" Pria itu mengibas-ngibas kan tangannya di depan vinka.

Riyan baru sadar bahwa gadisnya sedang menangis.

"Loh vin? Kok nangis sih?" Riyan tampak khawatir. Ia menepuk bahu vinka supaya tersadar.

Tapi tanpa sengaja. Vinka refleks menyebutkan nama kevin dihadapan Riyan.

"Kevin?"

Oh tidak! Vinka salah ucap. Sekarang lihatlah bagimana reaksi Riyan jika mengetahui adik nya mengenal perempuan yang selama ini ia....

Cintai.

❣❣❣

Kevin beranjak dari kursi. Ia lelah menghadapi sifat chelsea yang sok kenal dan manja terhadapnya. Jika begini, kevin tak akan mau meminta maaf kepada chelsea.

"Loh vin? Tungguin aku!" Chelsea dengan cepat mengekori kevin.

"Ck! Gausah ngikutin gue!" Ketus kevin pelan. Pengunjung melihat nya dengan senyum yang merekah. Mungkin sebagian dari mereka mengira bahwa kevin dan chelsea adalah pasangan yang serasi.

Tanpa diduga, sekelompok wartawan datang dengan cepat. Kevin yang melihat itu agak terkejut.

Sedangkan chelsea hanya tersenyum miring. Karna ia memang yang sengaja menyuruh wartawan-wartawan itu datang. Untuk apa? Karna ia ingin semua orang tahu bahwa kevin dan chelsea akan segera menikah. Terutama vinka.

Kevin segera menerobos wartawan² itu yang hendak mewawancarai nya. Tapi salah satu dari mereka mengahalangi jalan kevin, sehingga ia terpaksa berhadapan dengan kamera.

Tanpa sadar, chelsea sudah tau-tau ada di samping kevin dengan senyuman manis. Sedangkan kevin hanya mendengus kesal.

"Bagaimana mister kevin? Apakah benar yang dikatakan oleh berita-berita kalau kalian bedua akan segera menikah?" Tanya wartawan itu dengan penasaran. Tak lupa juga mem videokan nya.

"Benar sekali! Kami akan segera menikah dalam waktu 3 bulan lagi!" Balas chelsea semangat. Kevin melotot memberi peringatan kepada chelsea agar tidak bicara yang macam-macam. Tapi, chelsea tampak tidak peduli.

❣❣❣

Hari ini upload nya dua part ya! Kemaren aku gak upload hehe

Hanya Sebatas PenggemarCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang