-Sebelas-

84 14 0
                                        

"Ehh."

"Ini kevin!! Save ya no ku, jangan lupa dikirim foto kita." Kata vinka dan langsung memeluk kevin secara tiba-tiba dengan erat.

•••

Di sebuah kamar kecil bernuansa putih ke pink-pink an. Ada seseorang gadis muda tengah berbaring seraya tersenyum mengingat kejadian yang ia alami tadi siang, bersama sang idola siapa lagi kalau bukan vinka dan kevin.

"Aku masih ga nyangka banget ketemu sama kevin."  Ucap vinka pelan dengan senyum merekah di bibirnya.

Ia kembali mengingat peristiwa saat kevin ingin pulang.
.
.
.
.
.
.

"....."

"Aku seneng banget kevin!." Ujar vinka mendongak menatap kevin di depan nya.

Masih dengan posisi memeluk.

"Iya... Lepasin dulu gue sesak tau." Balas kevin yang terlihat tersiksa dengan pelukan erat vinka.

"Ma-maaf rifleks tadi hehe."

Lalu vinka mengurai pelukan di tubuh hangat kevin. Pikir nya kapan lagi bisa memeluk artis idola. Bukan kah moment yang paling langka?.

"Nama lo siapa?." Tanya kevin kepada vinka.

"Vinka putri isabella." Jawab vinka lancar. selancar rasa sukanya kepada kevin.

"Oh."

"Yaudah gue mau pulang, ini udah sore." Ujar kevin sembari beranjak dari duduk nya.

"Eh bentarr vin." Panggil vinka.

"Kenapa?."

"Gapapa, inget aku ya kevin! Siapa tau kita ketemu lagi.... Oh iya jangan lupa kirim foto tadi yaa." Ucap vinka mengingat kan.

"Iya-iya bawel, jangan lupa juga save back."

"Pasti lah! Kapan lagi bisa dapet nomor artis terkenal." Balas vinka nyegir.

Lalu dengan langkah lebar, kevin berjalan hendak menuju mobil untuk pulang. Tetapi ada suatu suara yang muncul lagi di telinga nya.

"Kevin!."

Kevin berbalik dan menatap vinka yang berlari tetgopoh-gopoh seraya membawa buku dan pena.

"Apa lagi?."

"Hehe, minta tanda tangan." Kata vinka sembari menyodorkan buku dan pena nya.

Dengan cepat, kevin menandatangani di buku vinka tersebut.

"Udah kan?."

"Iya, makasih ya kevin..."

"Iya."

Lalu kevin melanjutkan perjalanan nya menuju mobil.

Baru beberapa langkah, terdengar lagi suara melengking yang terdengar di gendang telinga nya.

"Kevin alatas!." Panggil vinka lagi dengan suara keras.

"Apaan lagi sih?!." Balas kevin yang mulai kesal nan geram.

"Hehe, kamu kok ga pakai masker sih, nanti kalo diliat sama fans kamu gimana?."

"Udah diliat."

"Beneran?! Mana fans kamu biar aku hadang."

"Kan lo fans gue."

"Ihhh, bukan akuu... Maksudnya kalo ada yang fans fanatik kamu gimana?!."

Hanya Sebatas PenggemarCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang