MOHON MAAF KALO INI CHAP MGAJELASㅠㅡㅠ
DAKU buat ini setelah sekian lama ngk nulis lagi hikd...di pending Mulu..
Happy reading
And don't forget to vote and coment
Maaf kalo ada typo
___________________
Tepat jama 12.00, Jisung sekeluarga beserta Dreamis berangkat ke suatu tempat secara mendadak, itu karna malam tadi sang ibu di kejutkan dengan panggilan melalui surat yang di antarkan oleh sang nenek.
Dalam isi surat itu neneknya mengatakan kalau hal ini sangat penting, dan mereka di haruskan datang sesegera mungkin ketempat neneknya berada, yah terkesan terburu-buru dengan alasan yang agak konyol.
Tak ada rincian penjelasan lain yang menjelaskan mengapa dan ada apa sampai mereka di panggil menemui sang nenek.
Padahal malam ini adalah malam natal.
Bahkan ia baru saja mendapati orang aneh dengan sumber energi yang asing di dekat rumahnya, dan sekarang dengan panggilan melalui surat sang nenek.
Jisung bertanya dalam benaknya?
Kapan ia bisa istirahat?ia ingin tidut.
Tapi mau tak mau ia harus pergi menemui sang sang nenek, yg tinggal tepat di ALKIUS dan ELKIUS, entahlah!apakah Jisung siap atau tidak, secara semua yg di lalui Jisung terkesan spontan dan yh terlalu cepat, jujur saja ia belum memahami dengan jelas juga rinci beberapa potongan kejadian yang di laluinya.
Dan sekarang sudah waktunya mereka berangkat.
Paman Nam atau si penasehat Nam tidak ikut karna harus menjaga rumah di sini, Jisung dan Dreamis memakai kembali jubah yang diberikan oleh Yeonjun tempo hari, jubah yang mampu memanipulasi elemen atau sumber energi mereka yang terpancar.
Setelah memakai jubah tersebut, mereka segera berkumpul di halaman belakang rumah,
"Semua sudah siap!kita akan segera berangkat"ucap Jongseok
"Yah..."balas semuanya serempak.
"Baik....tolong jaga rumah ini penasehat Nam"kali ini Sona yang berpesan, sesuai perintah Penasehat Nam atau yang akrab di sapa Paman Nam oleh Jisung menggukkan kepalanya patuh dengan ucapan Sona.
"Baiklah anak-anak, siapkan diri kalian"ucap Jongseok dengan nada tegas.
Selepasnya ia mengangkat sebelah tangannya, menghadapkan telapak tangannya kesebuah bebatuan kolam ikan di halaman belakang, dan dengan satu kata yang di ucapkan Jongseok sebuah portal berwarna putih yang memancarkan cahaya yang begitu menyilaukan mata muncul tepat di depan mereka.
Jisung Dan yang lainnya bahkan sampai menyipitkan mata karna sinar tersebut terlalu terang.
"Mari anak-anak"ucap Sona, dan kemudian mereka berjalan masuk kedalam portal tersebut.
Di zyambu, Dreamculture berkumpul semua di halaman samping, di sana juga ada Tuan Cha, Ateez dan tentu si kembar Park mereka semua berkumpul di sana, tentu dengan jubah yang di berikan oleh Tuan Cha pada mereka.
Terlihat Wooyoung dan tuan Cha juga memakai jubah yang sama seperti Dreamculture bedanya di punggung Wooyoung terdapat simbol yang merupakan huruf pertama marganya, tentu untuk membedakan dengan mereka mungkin.
Karna di punggung jubah mereka masing-masing juga terdapat gambar dari simbol mereka masing-masing.
"Sudah berkumpul semua kan?"sahut tuan Cha.
Dreamculture saling berpandangan, Taeyong melihat ke sekeliling melihat apakah ada member yang tertinggal, ia tidak ingin melewatkan satu anggotapun, ia harus teliti tidak ingin ada yang ia lewatkan lagi, sudah bergitu banyak hal yang ia lewatkan , ia tidak ingin ada lagi. Apa gunanya status pemimpin yang ia dapatkan jika ia tidak bisa menjadi pemimpin yang baik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Park Jisung [ END | Revisi ]
Fantasy"My destiny is to die for the universe, and the course of my life is determined by the contents of the book of eternal life. " - Park Jisung. :: Start : 24 Jul 20🍂 :: End : 04 Apr 21🍁
![Park Jisung [ END | Revisi ]](https://img.wattpad.com/cover/204080357-64-k779570.jpg)