STORY=54

1.1K 144 20
                                        


   Chap ini panjang gais, sampe 3k+ Work
   Tapi ini penting....penting banget

Sampe saking pentingnya kalian mungkin bakal berkeinginan untuk menyantet ulan atau menabok:)
   Tapi please jangan neror ulan yah, Jan ngamok juseyoo^°^

Oky
  Happy reading
Mian for typo
And don't forget to vote and coment

  

___________________


     Wooyoung masih membaringkan tubuhnya di kasur, walaupun sudah berpindah ruangan Wooyoung masih saja setia membaringkan tubuhnya tanpa ada niatan untuk bangun.
   Sejak ia bangun dari pingsannya sekitar tiga jam yang lalu, selama itu juga dia mengurung dirinya di kamar miliknya setelah berpindah ruangan dari ruang kesehatan tadi.

   Sejujurnya, ada banyak pikiran yang ia pikirkan sekarang, mulai dari bagaimana ia bisa mengatasi Escizeus Lucas, prahara simbol simbolis dan ada yang terpenting sebenarnya dari itu semua.

    Ada satu rahasia yang tersembunyi dengan apik dalam dirinya, sebuah rahasia menyangkut masa depan ada padanya, hanya ia yang tau dan hanya dia yang mengetahui jawabannya. Hanya saja, ia harus mengatakan ini pada orang yang bersangkutan.
  Semua Rahasia yang di simpan dengan baik dan sebaik apapun pada akhirnya akan terbongkar dan di ketahui semua orang juga, ada waktunya rahasia itu akan tersebar. Karna tak ada rahasia yang tersembunyi dengan abadi.
   Dan sebelum waktu yang membongkar rahasia tersebut, ada baiknya Wooyoung sendirilah yang mulai mengorek sedikit demi sedikit rahasia itu sendiri.

  
   "Sudah saatnya, dia tau...."monolog Wooyoung, selepasnya ia sedikit memejamkan matanya.

Tapi..tak sampai lima menit ia memejamkan mata berniat untuk kembali tidur, dengan tiba-tiba ada suara gadis yang menyapa pendengarannya.

   "Saat untuk apa?"

    Wooyoung terlonjak kaget dari kasurnya, dengan keterkejutan ia terduduk tegak di atas kasurnya menatap sesosok gadis bersama empat laki-laki lainnya di belakangnya yang sangat ia kenal.

   Satu pertanyaan di benak nya, kapan mereka masuk ke kamarnya?

   "K-kalian.....kapan kalian masuk"ucap Wooyoung.

   "Tak penting, sekarang katakan maksud perkataan mu tadi Jung"ucap salah satu dari laki-laki itu.

   "Bukan apa-apa Kang, bukan apa-apa"balas Wooyoung malas lalu kembali berbaring di ranjangnya.

   "Lalu dia siapa yang kau maksud'ucap Laki-laki lainnya.

   "Bukan siapa-siapa"balas Wooyoung masih dengan posisi yang sama dan nada yang sama.

   "Kalau kau lupa, kau tak pandai berbohong pada Hongjoong hyung Wooyoungiee"ucap laki-laki lainnya yang bermata sipit.

  Wooyoung menghela napas dalam, benar katanya, ia tak pandai berbohong pada Leader nya itu.

   "Ya ya....aku berbohong, puas"ucap Wooyoung menatap malas mereka berlima.

   "Jadi"celetuk gadis yang tadi.

  "Oh ayolah!!biarkan aku istirahat lima menit lagi, lalu setelahnya aku akan menangani kasus Lucas dan...."

    "Dan mengatakan pada kita apa maksud dari perkataanmu tadi....ok deal"potong mereka berlima dengan cepat.

   Wooyoung yang tadinya tidur memunggungi mereka kita berbalik dengan menatap tak percaya ke arah mereka.

   "YAAKK..."teriak Wooyoung, ia kembali duduk di atas kasurnya menatap mereka berlima malas.
   Bisa-bisanya mereka itu!pikir Wooyoung.

Park Jisung [ END | Revisi ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang