Annyeonghaseyo:-D
Mian agak telat..
Ulan lagi buat proposal....bengek emang, padahal waktu ngajarnya udah abis tapi masih sempet ajah di kasih tugas....
Yah udah abaikan yang di atas, ulan lagi kemusuhan sama guru mapel ulan:(
Otey.
Happy reading
Mian for typo and don't forget to vote and coment..
And satu lagi....ini Chap Kali ini lebih panjang dari biasanya hehe moga ngak ngebosenin;-)
_______________
Berbalik ke dalam situasi di kastil zyambu, ternyata di dalam kastil peninggalan itu nampak ricuh dengan berbagai aktivitas yang nampak tergesa-gesa, mereka semua nampak panik dan juga kalut di saat bersamaan.
Mulai dari para Dreamculture (mines-Ten, Taeyong, Doyoung dan Yuta)sampai Ateez(mines-Seonghwa).
Mereka sedang berada di kebun obat di sebelah barat kastil ini.
anggota-anggota yang terkenal kalem dan tenang seperti Taeil, WinWin , Jaehyun , Yeosang dan juga Hyujae sekalipun tampak tidak bisa tenang dan ricuh sendiri dengan aktivitas yang mereka lakukan.
Tuan Cha sendiripun sekarang nampak berpikir keras dengan situasi yang terjadi.
Jika ditanya keadaan ruang pertemuan yang di pakai mereka ini bagaiman?sudah jelas sangat berantakan.
Kertas dimana-mana, berserakan di lantai bahkan di sofa, kursi dan meja sekalipun, buku-buku tebal terlempar sana sini, Meja yang tidak pada tempatnya kursi-kursi bahkan ada yang tergeletak di lantai sofa yang terbalik, pernak-pernik ruangan ini mulai dari bunga, guci, lemari dan sebagiannya sudah tak tentu di tempatnya yang seharusnya.
Sungguh, ruang pertemuan mereka kali ini seperti baru saja terkena perang hebat.
Entah apa yang mereka semua lakukan hingga ruangan yang semulanya rapi, bersih dan tertata itu menjadi berantakan, kotor bahkan jika di katakan kandang kuda lebih rapi sedikit dari ruangan yang mereka tempati sekarang.
"Apa sudah ada yang menemukan sesuatu?"sahut Wooyoung sedikit berteriak agar yang lainnya dapat mendengar suaranya.
"Belum!!belum ada satu petunjuk apapun...."seru Kun yang sedang membuka buku yang tampak sedikit tebal dengan tergesa-gesa.
Wooyoung mendesah frustasi mendengarnya, ini akan sangat sulit!pikirnya.
"Tidak ada satupun buku yang berkaitan....semua buku ini berisi rangkuman sampai buku tentang tumbuhan"ucap Xioajun dia juga sedikit mengeraskan suaranya.
"Apa semua buku sudah di periksa??"seru Hyujae, ia tengah membolak-balik halaman dari buku yang di ambilnya di lantai, ia bersuara tanpa membaliknya pandangannya dari buku tersebut.
"Tampaknya sudah!!semua buku ini sudah ribuan kali kita buka tapi isinya tentu sama saja..."balas Mingi, ia melempar gulungan kertas di tangannya dan beralih pada kertas yang lainnya.
Aktifitas mereka semua begitu-begitu saja, membuka buku lalu melemparnya sembarang, membolak-balik halaman buku lalu mengganti dengan buku yang lainnya, menganalisis berkali-kali satu gulungan kertas ke gulungan yang lainnya.
Hanya itu!!tapi bisa membuat satu ruangan pertemuan yang cukup besar ini seperti habis terkena perang semesta.
Sebenarnya bukan tanpa sebab mereka mengacak-acak ruangan tersebut, sesungguhnya saat tuan Cha mengoreksi data tentang munculnya Valius Rodus atau dalam artian 'Bulan dalam ramalan' itu akan muncul tepat saat bersatunya para Eliza.
Ramalan itu sudah ada sejak pemerintahan raja pertama dan kemunculan pertama juga.
Tapi saat sedang fokus pada bola kaca di depannya, tiba-tiba seekor burung Phoenix yang entah dari mana masuk kedalam ruangan pribadi tuan Cha dan membawa empat mahkota berwarna emas perak dan selain keempat mahkota tersebut burung Phoenix itu juga membawa sebuah kalimat yang di tulis pada sebuah daun lebar.
Yang mana bertuliskan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Park Jisung [ END | Revisi ]
Fantasía"My destiny is to die for the universe, and the course of my life is determined by the contents of the book of eternal life. " - Park Jisung. :: Start : 24 Jul 20🍂 :: End : 04 Apr 21🍁
![Park Jisung [ END | Revisi ]](https://img.wattpad.com/cover/204080357-64-k779570.jpg)