happy reading^^
Mian for typo¿?
...and don't forget to vote and coment~'
Chap mungkin agak panjang, jadi yah....begitu lah...
___________________
Saat memasuki portal itu, Chenle bisa merasakan hawa dingin dan panas di saat yang bersamaan, lalu suasana damai dan juga menyejukkan dapat ia rasakan saat ia keluar dari portal tersebut.
Chenle mendongakkan kepalanya, dan satu pandangan yang mengunci tatapan matanya.
Sebuah gedung besar tampak sudah sangat tua, dengan di kelilingi pepohonan yang begitu rindang dan juga tumbuhan-tumbuhan hijau, di depannya juga ada jalan yang langsung menuju ke gedung besar tersebut.
"Aura dan suasana ini! sama seperti yang waktu itu!iya benar sama saat aku berkomunikasi dengan Jisung...."gumam Chenle
Mark, dan yang lainnya pun telah keluar dari portal, mereka dapat melihat pemandangan yang begitu menakjubkan di depan mata mereka, untuk kedua kalinya Haechan di buat terkagum-kagum dengan apa yang ia lihat sekarang.
"T-tempat a-apa ini?"gumam Haechan, ia tidak henti-hentinya menatap kagum pemandangan yang ia dapat di depannya ini.
"Menakjubkan"satu kata yang di ucapkan Renjun, tapi mengandung arti yang besar di dalamnya.
"Luar biasa"gumam Jaemin, tak jauh berbeda dengan Haechan
"Hey...t-tunggu?i-ini tempat apa, aku tak pernah tau ada tempat seperti ini di sini"ucap Haechan pada Jisung yang berdiri di depan mereka.
"Kau tak tau?sungguh!kau bisa berteleportasi bukan?"bukannya menjawab Jisung malah berbalik bertanya.
"Y-yah memang!!t-tapi...sungguh aku belum pernah kemari"ucap Haechan malu.
Mark, Renjun dan Jeno hanya diam menyimak, tidak hanya Renjun dan Jeno kemungkinan, Mark tengah menelisik tempat yang mereka pijaki sekarang, ia merasa kenal dengan tempat ini, ini tampak familiar baginya.
"Kau kenal dengan tempat ini Mark"tanya Jisung, yang lainnya pun sontak menatap leader unitnya itu.
Mark menaikan sebelah alisnya, lalu berdehem sebagai jawabannya, padahal ia sendiri tidak yakin akan hal itu.
Jisung tersenyum, senyumannya dapat di dua artikan, antara senyum biasa atau meremehkan.
"Slamat datang di zyambu!"ucap Jisung.
Kembali mereka menatap lekat Jisung, bahkan Mark melotot mendengar empat kata yang di ucapkan Jisung barusan.
"Zyambu?"tanya Jeno memastikan.
Dan di balas dengan deheman oleh Jisung.
Sejenak mereka henning tak ada yang bersuara, mereka kalut dalam pikiran mereka masing-masing, tidak hanya dreamis, tidak dengan Jisung, ia sudah menduga ini akan terjadi.
Dalam pikiran Jeno, ia masih bertanya-tanya tentang Zyambu!ia seperti pernah mendengar nama itu, tapi ia lupa di mana dan kapan!begitupun yang lain kecuali Mark yah, ia ingat jelas, karena memang ia pernah di ajari tentang asal muasalnya zyambu.
"Kastil yang hilang"gumam Mark, yang masih bisa di dengar oleh yang lain.
Sontak mereka semua, kecuali Jisung tentunya menatap lekat Mark yang tengah menunduk, Jisung tersenyum menang mendengar ucapan Mark yang menyadari tempat di mana mereka berada sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Park Jisung [ END | Revisi ]
Fantasy"My destiny is to die for the universe, and the course of my life is determined by the contents of the book of eternal life. " - Park Jisung. :: Start : 24 Jul 20🍂 :: End : 04 Apr 21🍁
![Park Jisung [ END | Revisi ]](https://img.wattpad.com/cover/204080357-64-k779570.jpg)