Chap 2/3
Happy reading~
Mian for typo
And don't forget to vote and coment gaiss;-)))
"WARNNING ///chap ini mungkin akan banyak unsur kekristenan jadi bagi kalian yang kurang mengerti harap maklum, dan untuk non-kristen atau muslim bisa di skip² ajah yah^^ dan
Untuk Kristen Protestan, Katolik or Pantekosta, tolong jangan di ambil serius ini hanya cerita fiksi fantasy saja tidak real^°^....."
__________________________
Dahulu kala, beribu-ribu tahun yang lalu, tepatnya sebelum lahirnya dunia mimpi yang nyata, sebelum terlahirnya Negeri Dreamland.
Ada tiga orang Angel/malaikat yang membawa empat bunga kehidupan yang mulia, empat bunga yang tumbuh saat cahaya bulan menyinari tungku api suci dan api abadi.
Awalnya bunga-bunga tersebut berada di surga, keempat bunga tersebut sangat dilindungi oleh para Angel, bunga itu sangat penting bagi mereka jadi dengan mati-matian para angel melindungi bunga-bunga tersebut agar tidak jatuh ke tangan yang salah, karna bukan hanya surga yang akan hancur bumi dan semesta juga akan ikut hancur jika keempat bunga kehidupan yang membawa sebuah kekuatan dahsyat dan sebuah sumber kemuliaan jatuh pada orang yang salah.
Para angel membuat sebuah pelindung tak kasat mata untuk melindungi keempat bunga tersebut, dan yang di perbolehkan masuk hanyalah Gabriel dan Mikhael dua malaikat Tuhan.
Hanya mereka berdua lah yang di perbolehkan masuk dan menyentuh keempat bunga tersebut.
Tapi pada suatu hari, ada yang berhasil masuk dan menerobos masuk ke dalam tempat yang di lindungi itu, para Angel pun panik dan mulai uring-uringan, terjadi kepanikan di surga, semua angel berusaha melindungi kembali keempat bunga tersebut, melihat itu Malaikat Mikhael tidak tinggal diam, ia menyuruh pasukan malaikatnya untuk membantu melindungi keempat bunga kehidupan tersebut, Mikhael pun memanggil Gabriel untuk membawa pergi keempat bunga kehidupan tersebut ke tempat yang jauh lebih aman.
Dengan segera Gabriel menerobos melewati para angel yang mulai tak terkendali karena musuh berhasil masuk dan membuat kekacauan di surga, dengan pergerakan cepat Gabriel sudah memegang keempat bunga tersebut dan membawanya keluar selagi Mikhael mengalikan perhatian.
Tak lama, Gabriel sudah berada di tepi jurang, sayap putih besar nan kokohnya
Mengepak dua kali saat ia menginjakkan kakinya di tanah.
"Aku harus membawa bunga-bunga ini ke tempat yang aman"monolog Gabriel
Salah satu Malaika Tuhan itupun kembali terbang menjauh sebrang jurang, sekitar dua puluh menit ia terbang di depannya tampak ada sebuah hutan yang lebat, dengan segera Gabriel terbang dengan cepat memasuki hutan tersebut.
Di dalam hutan Gabriel tak bisa menemukan apapun ia hampir menyerah, tapi ia tidak boleh, kelangsungan hidup semesta berada pada bunga-bunga ini, ia tidak dapat menyerah begitu saja, tapi di surga tengah kacau, kondisi di sana sangat amat tidak terkendali, Mikhael juga tidak bisa melawan para Angel yang seakan kerasukan, Tuhan juga tidak memperbolehkan mereka membunuh para angel yang tak terkendali, mereka harus menemukan dalangnya.
Tak punya pilihan lain, ia harus mencari orang untuk menggantikannya.
Srett
Tap
Gabriel berpijak pada batang pohon yang sudah tumbang, sayapnya yang lebar itu bahkan sampai menyentuh tanah saking besarnya.
Memikirkan waktu yang sangat sedikit, Gabriel tidak ingin membuang-buang waktu, ia memejamkan matanya, sembari masih memeluk keempat bunga tersebut.
Tak lama datanglah tiga orang angel yang berhasil turun dari surga, mereka bertiga turun tepat di depan Gabriel, merasakan kehadiran tiga angel tersebut Gabriel membuka matanya dan menatap ketiga angel itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Park Jisung [ END | Revisi ]
Fantasy"My destiny is to die for the universe, and the course of my life is determined by the contents of the book of eternal life. " - Park Jisung. :: Start : 24 Jul 20🍂 :: End : 04 Apr 21🍁
![Park Jisung [ END | Revisi ]](https://img.wattpad.com/cover/204080357-64-k779570.jpg)