STORY=45

1.2K 155 13
                                        


Chap ini pendek yeorebun....
    Dan mungkin gaje juga:')

   Ulan bikin ini supaya kalean ngk puyeng mesti mikir mulu sama chapnya yang berat, jadi ulan kasih beberapa chap santai.

  Happy reading~
Mian for typo and don't forget to vote and coment~

_________

  


   Malam harinya, Jaemin masih berada di sebuah negeri yang katanya bernama negeri ACESYAS.
   Sebuah negeri dengan kerajaan asing untuknya yang mala dengan gamblangnya dia di sebut sebagai raja pemimpin negeri ini.

  Yah!Jaemin akui negeri ini memang sangat cantik dan juga sangat indah, pepohonannya masih rindang dan hijau, tanaman yang tumbuh subur dan dengan hewan-hewan yang menghuni tempat ini.
   Tempat yang seakan belum pernah di jamah oleh kekuatan jahat ini begitu indah dan sungguh membuat Jaemin nyaman berada di lingkungan negeri ACESYAS ini.

  "Yang mulia"panggil seseorang.

  Jaemin menoleh pada orang tersebut.

  "Sudah ku katakan jangan memanggilku dengan sebutan itu,lagi pula kita tidak terpaut umur yang jauh Yeonjun-ssi, jangan begitu formal begitu...itu terkesan aku begitu tua"sahut Jaemin dengan dengusan.

   Pria yang di panggil Yeonjun hanya menyunggingkan senyumannya.

  "Baiklah yang mulia....ah maksudku, Jaemin"ucap Yeonjun
  Dan di balas dengan cengiran lebar dari Jaemin.

   "Nah...begitu lebih baik, dan ngomong-ngomong bagaimana cara keluar dari tempat ini"tanya Jaemin yang membuat Yeonjun menyergit kebingungan.

   "Kau akan pergi?"tanya Yeonjun masih dengan kening yang mengerut

  "Yah....aku tak mungkin berlama di sini, aku bersama dengan teman-temanku tak mungkin aku meninggalkan mereka lebih lama"sahut Jaemin menjelaskan kepada Yeonjun yang tampak tak mengerti.
  Dan setelah di jelaskan, laki-laki yang bernama Choi Yeonjun itupun tersenyum kembali dan mengangguk mengerti.

  "Ah begitu rupanya....aku rasa mereka masih berada di dalam goa di mana kau masuk tadi"ucap Yeonjun dan seketika Jaemin melotot kaget.

   "bENARKAH"teriak Jaemin saking kagetnya.
   Yeonjun bahkan terperanjat ikut terkejut kalah mendengar teriakan Jaemin.

  Yeonjun mengangguk pelan sembari mentap Jaemin yang masih melotot horor sembari mengganga.

   "Y-yah Tuhan!!!aku harus cepat...ayo Yeonjun aku harus menemui mereka....ayo"ucap Jaemin menggebu-gebu, pemuda Na itu bahkan menarik-narik tangan Yeonjun agar ikut berlari dengannya menuju goa tempat dia keluar tadi.

   Sekitar sepuluh meter dari goa yang menjadi jalan masuk Jaemin kenegeri ini, tiba-tiba langkah kedua laki-laki itu terhenti, tidak!lebih tepatnya langkah Jaemin di hentikan oleh Yeonjun.

Jaemin langsung saja menoleh kebelakang, mendapati Yeonjun yang menatapnya dengan ekspresi wajah yang kelewat santai.
  Entah kenapa Jaemin kesal karenanya.

  "Ada apa?kenapa berhenti...ayoo cepat aku harus segera bertemu dengan teman-teman ku di sana, hari sudah malam kau tau..."ucap Jaemin menggebu-gebu.
    Dalam pikirannya kini hanya tertuju pada mereka yang masih berada di dalam goa tersebut, kekhawatiran sangat jelas melanda dirinya.

  Yeonjun menggelengkan kepalanya sembari tersenyum lagi, selepas itu Yeonjun menatap mata Jaemin,
   Jaemin tampak terkejut dengan manik mata yang berganti warna, mata Yeonjun bukan almord lagi tapi melainkan warna caramel yang sedikit gelap.
   Jaemin mengedipkan matanya berkali-kali, sedikit memundurkan dirinya guna menjauh dari Yeonjun.

Park Jisung [ END | Revisi ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang