STORY=07

2.3K 202 1
                                        


    Jisung kini sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, jika kalian berpikir bahwa Jisung itu anak mahasiswa, salah!nyatanya Jisung adalah pelajar SMA kelas 12 tentunya, yah walaupun sudah tak lama lagi ia akan lulus.

  Kini ia sudah siap berangkat, setelah adu cekcok dengan Hyuji pasca sarapan ia bergegas menyiapkan diri untuk ke sekolah.

   Ia berjalan keluar apartemen nya, melewati ruang tamu yang sudah ada si kembar duduk manis di sofa abu-abu.

  "Oh kau sudah akan berangkat tuan muda Jisung"ucap Hyuji pas melihat Jisung.

  "Sudah ku katakan, jangan memanggilku seperti itu gadis jejadian" balas Jisung, yang langsung di hadiahi deheman tak suka dari Hyujae..

Ah!dia lupa, tentang si kembar ini.

  "Haaa.... ribet amat"guman Jisung lalu melenggang pergi dari apartemen nya.

   Ia berjalan menuju lift untuk turun kebawah, sesampainya di lift ia bertemu seorang pemuda berambut pirang,

"He, oh hay Jisung"sapa pemuda itu
"Hhmm"balas Jisung dengan deheman

Pemuda berambut pirang yang kini berada di samping Jisung tak berkomentar apapun lagi ia hanya diam, ia sudah hapal dengan tingkah laku adik tingkatnya itu, oh atau mantan adik tingkatnya.

  Pintu lift terbuka, dengan segera Jisung dan pemuda berambut pirang itu memasuki lift.
 Di dalam lift keadaan sangat hening, kedua pemuda tampan tetapi memiliki umur yang berbeda ini sama-sama diam tak bersuara, mereka berdua sibuk dengan handphone masing-masing.

  "Jisung..."ucap pemuda berambut pirang itu, mencoba membuat suasana tak terlalu hening.

  "Hhmm"lagi-lagi hanya deheman yang pemuda itu dapatkan dari Jisung.
  "Kau memang sudah banyak berubah Jisung, banyak sekali"ucap pemuda pirang tersebut, tapi agak terdengar lirih saat ia mengucapkan dua kata terakhir pada kalimatnya.

  Jisung sempat melirik sekilas pemuda pirang yang berdiri di sampingnya itu, lalu kembali melirik kedepan menatap pantulan bayangan mereka berdua di pintu lift.

   "Bukankah kau tau apa alasan aku seperti ini"ucap Jisung dengan nada dingin, tak seperti saat ia berbicara dengan si kembar.

"Yah aku tau, dan maaf"ucap pemuda pirang itu, lalu menundukkan kepalanya, menatap sepatunya, seakan sepatunya lebih menarik ketimbang Jisung yang ada di samping nya.

  Pintu lift terbuka, dengan cepat pemuda pirang tersebut keluar dari lift, di ikuti Jisung yang berjalan santai keluar dari lift

 

  "Seharusnya kau tak perlu mengatakannya, karna itu bukanlah salahmu Taeyong hyung"monolog Jisung, sembari menatap punggung Taeyong yang semakin hari semakin jauh.

~

  Jisung sampai di sekolah nya, ia memakirkan motornya di parkiran, beranjak turun setelah mencabut kunci motornya, lalu berjalan meninggalkan area parkiran menuju kelasnya.

  Masi di lorong lobi sekolah, Jisung berjalan santai menggendong tasnya di sebelah kiri pundaknya, siswa/siswi sudah banyak yang berdatangan, dari lima belas menit yang lalu, terlihat beberapa siswa dari kelas ke kelas yang di lewati Jisung, nampak beberapa siswa sedang melakukan aktivitas bersih-bersih, sebelum bell jam pertama berbunyi.

_Skip Kelas

    Sekarang Jisung berada di dalam kelasnya, Jisung duduk di kursi paling pojok di sebelah kiri, berdekatan dengan jendela.

  dalam kelasnya sudah ada beberapa siswa dan siswi, termasuk wakil, bendahara di kelasnya,
   Jisung tengah duduk sembari membaca buku yang dibelinya tempo lalu, ia membaca sudah sampai pada halaman yang ke empat, Jisung larut dalam membaca.
terlalu fokus sampai ia tidak menyadari sudah banyak teman-teman kelasnya yang sudah ada di dalam kelas.

  Sampai pada halaman kesebelasan, Jisung menutup bukunya, dan menaruh nya di atas meja, ia kemudian melirik arlojinya, dan bisa di lihatnya jam menunjukkan pukul 08.00 dan bisa di tebak nya kalau guru sebentar lagi akan masuk ke kelasnya.

  Dan tepat dugaannya, seorang wanita paru baya masuk kelas sembari membawa beberapa kertas dan buku di tangannya.

   Wanita paru baya itu berjalan menuju meja guru yang berada di depan, menaruh kertas dan buku yang di bawahnya di atas meja, sebelum ia memberi beberapa penyampaian, lalu mulai mengajar.

"Anak-anak sebelum saya akan memulai materi di pagi ini, saya mau menyampaikan bahwa hari ini kita kedatangan murid baru, dan mulai hari ini akan menjadi teman kelas kalian."ucapnya,

  Beberapa siswa mulai menduga-duga siapa murid baru itu, ada juga yang tidak terlalu menanggapi nya seperti Jisung yang diam, ia duduk bersandar pada kursinya, lalu memejamkan matanya.

  "Baiklah, silakan masuk dan perkenalkan diri"lanjut guru wanita itu.

 
   Setelah itu, pintu kelas terbuka menampilkan seorang pemuda blonde dengan setelan almamater berwarna hitam chas SMA Khyun's.

   Jisung masih enggan membuka matanya, melipat kedua tangannya di dada, sembari menyandarkan kepalanya di sandaran kursi miliknya.

   Ia tidak memperhatikan pemuda blonde yang kini duduk sembari menatapnya lekat, tepat di belakangnya.
Entah Jisung menyadari nya, atau tidak.
Karna matanya yang masih terpejam.



























"Sialan......._



























_________________________________
Tbc

mian yah, kadang up, soalnya sibuk banget ama materi ujian ama praktek nanti.......mian banget kalo storynya ngebosenin lagi buntu ini......mian banget.


Park Jisung [ END | Revisi ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang