Bel pulang sekolah sudah berbunyi sejak 15 menit yang lalu . Tapi disinilah Reina dkk ditahan . Diwarung mak eem . Dengan sengaja tadi saat akan keluar melalui gerbang Aren dkk datang dan langsung menggiring mereka ke warung . Entahlah ada masalah apa . Padahal niat awalnya keempat gadis ini akan pergi menghabiskan waktu mereka bersamaan .
" Biarin gue pulang bisa gak sih ? " Kesal Reina yang mulai jengah dalam warung .
Pasalnya dari sejak mereka digiring kesini tak ada seorang pun yang bersuara mengenai apa penyebabnya . Mereka bahkan hanya bercanda ria seolah tak ada Reina dkk disini .
" Bu boss kayanya mulai bete tuh boss " celetuk Pandu . Reina yang sudah tak tahan bangkit dari duduknya dan berlalu pergi .
Namun sial , gerakannya sangat mudah Aren kenali . Jadi dengan sekali gerakan Aren dapat mengunci pergerakannya .
" Eits sabar dong cantik . Tahan bentar yah " ucapnya di manis maniskan .
Plak !
Karena tak dapat menahan kekesalannya Reina melepas sepatunya dan melemparnya tepat mengenai kepala Aren . Hal itupun sontak membuat semua yang ada di warung Mak mengeluarkan gelak tawanya .
" Minggir ! " Sentak Reina . Kini sudah ada ketiga sahabatnya yang berdiri memasang wajah kesal dibelakang badan Reina .
" Bentar dulu . Nanti gue anterin deh baliknya "
" Gue ngajak kalian kesini mau ngajak jalan . Lebih tepatnya sunmori sih "
" Gimana sebelumnya kalian setuju gak ?? "
Reina dkk kompak mengubah ekspresinya menjadi berbinar . Kebetulan sekali !! Keempatnya sudah lama tidak jalan jalan menggunakan motor . Apalagi sunmori , keempat remaja gadis ini mana pernah ikutan begitu . Kecuali Reina , karena Reina adalah tipikal cewek yang suka motor . Mungkin dapat dipastikan jika Reina pernah mengikuti sunmori .
" Boleh " kompak Reina , Suci dan Maria sedangkan si kalem Intan hanya menganggukan bahunya acuh .
Bagi Intan jika sahabatnya setuju maka dia akan setuju . Begitulah prinsipnya , jika ditanya Intan hanya akan menjawab ' ikutin aja daripada ribet ' .
" Eh tapi gue gak punya motor " sahut Maria .
" Terus mau gimana sunmorinya ? " Tambahnya lagi .
" Nah iya tuh bener . Diantara kita paling yang punya motor cuma Reina " tambah Suci .
" Motor matic kalian kemana ? " Tanya Intan malas . Intan sudah mengetahui jika itu semua hanya akal akalan duo nakal meresahkan itu . Tak mungkin kan jika para orang kaya tak punya motor sama sekali .
" Y - y ya yaitu beda konsepnya anjirr " ucap Maria sedikit kelabakan .
" Udah kalian cewek cewek tenang aja , kita tumpangin kok " ucap Aren .
" Eh gak gak . Gue pake motor sendiri " bantah Reina .
" Gak ! Lo sama gue ! "
" Ga b--- "
" Gak ada penolakan ! "
" Huhf "
Reina hanya bisa mendengus pasrah . Sudahlah tak ada gunanya debat dengan manusia campuran batu seperti Aren .
" Gue bareng Intan " sahut Kinzi membuat semua anggota melongo tak percaya terutama Intan .
" Akhirnyaaa ,,, doa gue biar Kinzi suka cewek terkabul juga " sorak Pandu dengan heboh .
" Sinting ! " Cibir Kinzi .
" Gue bareng Suci " timpal Gibran . Semua sudah tak heran lagi sekarang . Sejak insiden dimana Aren menunjukan sebuah foto yang berisikan Gibran merangkul Suci disaat itu pula mereka menyimpulkan jika keduanya sedang dekat .
" Lah gue bareng siapa ? Gak ada yang mau sama gue ? " Sarkas Maria mengenaskan .
" Mampus ! Makanya kalau ngomong jangan kek toa gak ada yang mau kan sama lo !! " Ledek Riko .
" Ck ! Gak ngaca masnya . Emang ada yang mau sama situ ?? " Balas Maria dengan menggebu .
" Heh yang mau sama gue tuh banyak yah . Cuma gue pusing aja harus milih yang mana "
" Dih halu nya lancar ya bund "
" Dih hili nyi lincir yi bind "
" Udah ! Kalian bareng aja " usul Aren sekaligus melerai adu mulut antara keduanya .
" Apa ?! " Kaget keduanya bersamaan .
" Kalian barengan . Kalau gak mau gak usah ikut " putus Aren tak bisa diganggu gugat .
" Kenapa harus sama gue ? Pandu juga masih sendiri kan ? " Tanya Riko berusaha menolak .
" Eitss gue gak sendiri ya besok . Gue bareng Athea " sahut Pandu dengan tampang songongnya . Kali kali bolehlah Pandu menindas temannya . Perasaan dia mulu yang ditindas .
" Halah gaya lo Athea paling mentok juga lo cuma sama si Siti " ucap Riko meremehkan . Mana bisa Riko percaya jika tak ada buktinya .
" Yaudah liat aja besok gue kesini bareng Athea "
" Sakarepmu !! "
" Yaudah udahkan cuma ini doang ? Sekarang gue mau balik ! " Ucap Reina berlalu pergi diikuti ketiga sahabatnya yang berjalan acuh dibelakang .
Namun belum sempat Reina keluar dia kembali berbalik membuat ketiga temannya secara mendadak refleks memberhentikan langkahnya .
" Aren ! Anterin " ucap Reina tak santai .
Aren yang masih diposisi awalnya hanya mengangguk sebagai respon dan menyampirkan tas sekolahnya pada bahu sebelah kanan .
" Gue duluan " pamitnya .
" Buat kalian kalau mau minta anter . Minta aja sama mereka " ucap Aren dari atas motornya menunjuk ketiga sahabat Reina dan selanjutkan menunjuk kearah empat sahabatnya .
Tin ! Tin !
Sebagai tanda pamitannya Aren memencet klakson motornya 2 kali . Lalu tangannya ia angkat sebelah .
Motor CBR 250 rr atau yang lebih akrab disapa kaum hawa sebagai motor ninja ini pun berjalan cepat membelah jalanan kota Bandung yang sedikit lenggang .
Selama perjalanan Reina hanya diam . Tangannya terulur dengan sendiri untuk melingkari pinggang sixpack Aren . Hal ini bukan hal baru untuk keduanya . Ini adalah hal yang sudah sering keduanya rasakan .
Tak ada bau lain yang dapat Reina cium selain bau maskulin Aren yang tercium pekat dari seragam yang saat ini masih dikenakan pemuda itu .
" REINA " teriak Aren . Maklum saja jalanan memang ricuh dihiasi berbagai macam perpaduan suara knalpot mesin bermotor . Termasuk suara knalpot Aren yang bisa dibilang cukup bising .
" APA ? "
" GAPAPA KAN GUE AJAK LO KELILING BANDUNG SEBENTAR ? "
" TERSERAH "
Aren kemudian tersenyum lebar dibalik helm full facenya . Dengan sepenuh tenaga Aren menarik pedal gasnya dan kuda besi inipun melaju dengan kecepatan yang bertambah kencang .
Puas kedua remaja itu berkeliling . Keduanya memutuskan untuk berhenti sejenak di sebuah taman yang ada di kawasan dago .
Reina tak akan khawatir jika nanti mama , papa atau abangnya mencari . Karena sebelum pulang Reina sudah memberi tahu mereka jika hari ini dirinya akan pulang sedikit terlambat .
" Rei " panggil Aren lirih .
" Hm "
" Tamannya cantik ya "
" Iya , sejuk lagi "
" Tapi tetep masih cantikan lo "

KAMU SEDANG MEMBACA
Reina ( END )
RandomStart [ 27 Januari 2021 ] Finish [ 27 April 2021 ] Aranda Reina Amora . Satu kata yang akan terlintas cepat jika orang orang mendengar nama Reina ' cantik ' . Gadis mungil dengan rambut panjangnya ini banyak dikenal orang karena kelakuannya yang sel...