Maybe it's just an irony
Maybe it's just ... you!
------------------
Dermaga Suzhou 01.00 AM
Tiga orang petugas polisi yang menyamar dengan berpakaian seperti pekerja kasar mondar-mandir di dekat sebuah gudang yang tidak terpakai sekitar seratus meter dari tepian dermaga.
"Kupikir patroli yang kita lakukan sejauh ini belum memperoleh hasil yang diharapkan," ujar salah seorang petugas.
Dia opsir Yi Zhou.
Untuk mengatasi bau amis yang menyebar dari gudang bekas penyimpanan ikan, Yi Zhou mengeluarkan dan menyulut sebatang rokok.
"Letnan bersikeras, dia yakin akan ada petunujuk yang bisa kita temukan," salah seorang rekannya menyahut.
"Letnan cukup serius menangani kasus penemuan mayat itu, demikian juga dugaan tentang transaksi illegal. Tapi semuanya hanya asumsi tidak berdasar dan nampak samar."
"Kita tidak punya pilihan selain mengikuti intruksinya."
"Ngomong-ngomong, ke mana Letnan sekarang?"
"Kudengar dia bertolak ke kawasan sungai Wenqing. Ada kasus penculikan di sana."
Petugas Yi Zhou menghisap rokok dengan nikmat dan meniupkannya ke udara. Sedetik berikutnya dia memicingkan mata, menunjuk ke tengah sungai yang berupa hamparan luas menghitam.
"Apa kau melihatnya?" dia berbisik, rekannya yang tengah memeriksa tumpukan box dengan kakinya menoleh ke arah yang ditunjukkan.
"Ya," rekannya menyahut dengan suara tegang.
"Sebuah speed boat."
Dari kegelapan, lampu boat misterius itu semakin mendekat dan jelas. Bentuknya yang lebih besar dan bukan seperti kebanyakan taksi air pada umumnya mengundang kecurigaan mereka.
"Apa akan terjadi sesuatu?" Opsir Yi Zhou menjatuhkan puntung rokok ke tanah dan menginjaknya.
"Gayamu sudah seperti Letnan," komentar sang rekan.
Opsir Yi Zhou menoleh ke petugas satunya lagi yang sejak tadi berdiam diri, mengawasi ke arah luar kawasan dermaga yang berbatasan dengan jalan umum.
"Coba kau cek ke sana, apa ada pergerakan mencurigakan? Jika pengemudi boat itu memang anggota gangster seperti dugaan Letnan, pasti ada orang lain yang akan datang."
Petugas itu mengangguk dan mengikuti intruksi opsir Yi Zhou tanpa banyak bicara.
"Hati-hati. Kita sedang dalam penyamaran."
"Oke!"
~ • ~
Wang Yibo menyulut sebatang rokok sebelum dia melangkah keluar dari dalam mobilnya, ia menjepit rokok di jemari kanan sementara tangan kiri menenteng sebuah tas Puma berwarna hijau. Warna yang mencolok di tengah kegelapan.
The Poppy Flowers tidak terlalu besar dan seperti biasanya ia tidak bisa menemukan tas yang lebih keren selain yang dibawanya sekarang. Tas Puma itu sudah usang dan nyaris jamuran. Siapa yang akan menyangka bahwa isi tas itu sebuah benda seni tak ternilai.
Langkahnya begitu santai dan mantap. Meski begitu kewaspadaannya tidak mengendur. Instingnya sudah nyaris mirip anjing pemburu. Dia merasakan sebuah pergerakan beberapa meter di kejauhan, di balik drum-drum dan tumpukan box penyimpanan ikan.
Rupanya ada petugas yang berpatroli, dia membatin.
Wang Yibo tidak tertarik untuk menoleh ke arah mana pun, tatapannya lurus ke depan. Di dengarnya derap kaki yang cukup jelas, dan ia pun terkekeh pelan.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐌𝐢𝐝𝐧𝐢𝐠𝐡𝐭 𝐌𝐞𝐦𝐨𝐫𝐢𝐞𝐬
Misteri / ThrillerKasus pencurian berantai yang ditulis Mr. Sean dalam novel terbarunya ternyata menyeret dia pada pusaran kasus yang persis sama dan terjadi di dunia nyata. Mungkinkah ada seorang copycat di luar sana yang menghidupkan kisah fiksi yang ia tulis. Lant...
