***
Jaemin dan teman-temannya tidak sengaja bertemu dengan Jisung dan Chenle. Yang sepertinya mereka berkencan di sana, akan tetapi kedua bocah kelas satu itu malah menyangkal dan mengatakan hanya jalan-jalan saja. Nah, jelas sekali berbohongnya.
Akhirnya karena berkedok jalan-jalan, Haechan menyeret keduanya, Renjun dan Hyunjin jelas melihat bagaimana ekspresi protes di wajah Jisung dan ekspresi bersalah Chenle, tapi mereka mengabaikan itu. Nah, salah sendiri berbohong, kkkk~
Mereka menaiki hampir semua wahana ekstrem, dan Jisung hampir tidak naik sama sekali semua wahana di sana, saking takutnya dia akan ketinggian. Jaemin menguyel pipi adik kelasnya itu karena terlalu gemas. Dan Yangyang bisa melihat raut cemburu di wajah Chenle.
"Jaeminniee~" panggil Yangyang.
"Neee?" Jaemin beralih dan mendekati Yangyang, langsung saja si manis Liu yang sudah berubah marga menjadi Qian itu merangkul si manis dan membawanya ke arah Han. Yangyang mengedipkan matanya pada Chenle yang kini merona merah karena kepergok.
"Ayo main yang lain!" ajak Han dan Haechan semangat.
"Aku lapar" keluh Felix.
"Aku haus" keluh Shotaro.
"Tumben Shotaro mengeluh biasanya juga tidak." ujar Hyunjin.
"Aku juga manusia yang bisa mengeluh, Tuan Hwang yang Terhormat." ujar Shotaro kesal. Hyunjin hanya nyengir lucu.
"Ne, Hyunjin, kekasih kecilmu itu kenapa tidak ikut?" tanya Seungmin.
"Jeongin?" Seungmin mengangguk.
"Dia sedang ada acara dengan keluarganya, jadi tidak bisa ikut kemari." jawab Hyunjin.
"Kau yakin dia tidak ditunangkan dengan orang lain?" tanya Felix menggoda.
"Diamlah! Kau membuatku malah kepikiran!" kesal Hyunjin, Felix dan Seungmin hanya saling melempar tawa. Puas mereka mengerjai si Tuan Muda Hwang satu itu.
"Sudah, ayo jalan lagi, mau cari makan atau minum atau keduanya atau main lagi?" tanya Haechan.
"Cari tempat makan dan minum dulu saja hyung, bagaimana?" tanya Chenle.
"Boleh, kajjjaaaa!!!!"
"Hey, pergi ke mallnya jadi?" tanya Han.
"Aku ikut kalian saja." jawab Jaemin.
"Hmmmm.... jadi sih, soalnya mau cari kado untuk sepupuku." ujar Felix.
"Aku juga mau cari jaket yang baru." ujar Seungmin.
"Nah, aku juga harus cari sepatu baru." jawab Han.
"Aku juga harus cari kemeja untuk seseorang." ujar Yangyang. Renjun yang paham siapa itu hanya bisa berdehem.
"Aku juga ingin cari jam tangan baru untuk seseorang." timpal Renjun, Yangyang balas berdehem, karena dia juga tahu siapa orang yang dimaksud itu.
"Nah aku juga ingin cari kado untuk seseorang." ujar Haechan.
"Kalian akan ke mall hyung?" tanya Jisung.
"Ikut, boleh?" tanya Chenle.
"Boleh saja, setelah ini langsung ke sana atau mau main lagi?" tanya Han.
"Langsung ke sana saja bagaimana? Jam empat aku sudah ada janji." ujar Jaemin, tentu saja penuturan itu membuat mereka semua menoleh.
"Janji? Dengan siapa?"
"Kau ada kekasih?"
"Kau menyembunyikan sesuatu Nana sayang?"
Jaemin yang diserang pertanyaan begitu hanya bisa mengerjap dan tertawa lalu mengalihkan pandangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
[2JAE & NOMIN] My Two Husband
FanfictionTentang Na Jaemin yang memiliki dua suami, Jung Jaehyun dan Jung Jeno, dua bersaudara Jung yang terkenal kejam dan tidak kenal ampun. ⚠️🅱️❌🅱️⚠️ ‼️ Don't Like Don't Read‼️ 🍑💚❤️🐰💚❤️🐶 Start : 13/02/2021 End. : 13/12/2021
![[2JAE & NOMIN] My Two Husband](https://img.wattpad.com/cover/258522609-64-k107028.jpg)