Accident

249 41 11
                                    

*Aryssa Pov*

"Abanggg."Aku memanggil Adzrin yang sedang memetik gitar.

"Kenapa,hm?"Adzrin meletakkan gitarnya di tepi lalu memandang ke arahku semula.

"Andai kata satu hari nanti sayang hilang,apa perasaan abang?"Soalku.

"Abang akan cari sayang sampai dapat.Abang sanggup buat apa sahaja asalkan abang dapat jumpa balik dengan sayang."Jawab Adzrin.

"Kalau tak jumpa?"Soalku lagi.

"Abang akan jadi gila.Sayang dunia abang.Sayang nyawa abang.I can't live without you."Adzrin menggenggam erat kedua tanganku.

"Kalau ditakdirkan sayang pergi dulu,janji dengan sayang yang abang akan cari kebahagiaan abang."Aku tersenyum tipis ke arah Adzrin.

"No,no,no.Don't say like that.Sayang satu-satunya cinta hati abang.Takkan ada sesiapa pun yang dapat ganti tempat sayang."Adzrin mengusap perlahan pipiku.

"Tapi,ajal tu rahsia Allah.Kita tak tahu bila ajal kita.Bila-bila masa je Allah akan tarik nyawa kita."Aku memegang tangan Adzrin itu.

"Kita hidup bersama,mati pun bersama.Kalau sayang mati,abang pun akan mati.Tak ada guna abang hidup kalau penyeri hidup abang tak ada."Suara Adzrin mendatar.Aku memandang sayu ke arah Adzrin.

"Dahlah,apa ni cakap pasal mati?Tak payahlah bahas lagi pasal perkara ni."Kata Adzrin lagi.

"Do you wanna hear a song?"Adzrin mengambil semula gitarnya.

"Hmm,sure."Aku tersenyum tipis ke arah Adzrin.

Waktu pertama kali
Kulihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu

Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa
Geloranya hati ini tak kusangka

Adzrin tersenyum memandang ke arahku.Aku sekadar membalas senyumannya.

Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu

Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa

Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu

Hari-hari berganti
Kini cinta pun hadir
Melihatmu, memandangmu bagai bidadari
Lentik indah matamu
Manis senyum bibirmu
Hitam panjang rambutmu anggun terikat
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu

Tanpaku sedari,air mata perlahan-lahan mengalir di pipiku.Aku tak tahu kenapa aku rasa sebak sangat.

Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa

Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu

Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa

Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta

Yang ku punya hanyalah hati yang setia
Yang ku punya hanyalah hati yang setia

Terimalah cintaku yang luar biasa
Tulus padamu

Adzrin mengucup perlahan tanganku.

"A-abangg."Aku segera memeluk Adzrin.Aku menangis di dalam pelukannya.

"Hey,hey.What's wrong,baby girl?Are you okay?"Adzrin mengusap perlahan belakangku.

"S-sayang t-takut kalau Al cederakan abang."Teresak-esak aku berkata.

Endless Love [C]Where stories live. Discover now