28 || Pengakuan

53.7K 4.8K 862
                                        

hi, babe!buat kalian yang minta lapak nya bang azam, iya nanti bakal aku bikinin kokaku juga berusaha buat namatin alan jangka dekattunggu aja ya, sabar 💖

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

hi, babe!
buat kalian yang minta lapak nya bang azam, iya nanti bakal aku bikinin kok
aku juga berusaha buat namatin alan jangka dekat
tunggu aja ya, sabar 💖

[ happy reading! ]

🌩️🌩️🌩️

Bruk.

Alan menghempaskan tubuh Safira ke dalam kamar mandi sekolah yang sudah tak layak pakai. Dengan kasar, cowok itu mencengkram kedua lengan Safira kuat.

"Lo ada masalah apa, sih, sama cewek gue?" Desis Alan. Suara lelaki itu berubah seratus delapan puluh derajat dari sebelum nya.

"Aku nggak ngapa-ngapain dia, Lan, shh .." Safira meringis menahan sakit di area lengan nya.

"Kenapa lo dorong dia ke kolam?" Safira memalingkan wajah nya ke samping. Wajah Alan terlihat begitu menakutkan jika lelaki itu sedang marah.

"Jawab gue! Elma ada salah apa lo?" Alan menggoyangkan tubuh Safira. "Jawab! Lo gagu?"

Karena Safira tak kunjung menjawab, Alan mendudukan gadis itu di atas WC duduk. Lalu di ikat nya tubuh Safira menggunakan tiga sabuk.

"Jawab, Safira! Lo ada masalah apa sama cewek gue?" Alan bertanya sekali lagi, "Kalo Elma tadi tenggelem, terus dia meninggal gimana?! Lo mau nuker nyawa?!"

"Biarin. Aku cuma bantu dia supaya cepet ketemu kedua orang tuanya. Salah, ya? Kayak nya enggak, deh."

Rahang Alan mengetat. Dia mencengkram kuat kedua pipi Safira. "Gue peringatin sama lo. Jangan ganggu Elma lagi. Jangan pernah sentuh dia lagi. Kalo sampe gue denger berita dia kenapa-napa lagi karena lo, gue bakal jeblosin lo ke penjara."

Setelah menyelesaikan dialog nya, Alan berniat keluar dari toilet, namun urung ketika dia mendengar ungkapan Safira.

"Kamu kenapa, sih, Lan? Aku ngelakuin ini semua itu karena cinta sama kamu. Aku nggak mau harta kamu di porotin sama si Elma. Aku nggak mau kamu kena virus nya si Elma. Elma it-"

"Berani banget lo jelek-jelekin dia di depan Suaminya," senyum iblis Alan tersungging. "Biar gue kasih satu rahasia. Elma itu Istri gue. Gue sama dia udah nikah. Otomatis, harta gue, hartanya Elma juga."

"Orang tua gue juga seneng punya menantu kayak dia."

Spontan saja air mata Safira meluruh deras. Lelaki yang selama ini dia cintai sedari MPLS sekolah ternyata sudah ber-istri. "Gak! Kamu pasti bohong, kan, Lan?"

Akalanka [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang