BAB 03|HAH DIJODOHIN?

38.7K 4.6K 305
                                        

HALLO KETEMU LAGI KITA JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN,MAAF KALO ADA YANG TYPO.

"Ciee ada yang lagi berbunga-bunga nih,"ucap Kiara mengoda ketika melihat Qilla baru saja masuk kelas cewek itu terlihat sangat bahagia dengan senyum lebarnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ciee ada yang lagi berbunga-bunga nih,"ucap Kiara mengoda ketika melihat Qilla baru saja masuk kelas cewek itu terlihat sangat bahagia dengan senyum lebarnya.

Brakk

Qilla memukul meja miliknya, membuat seluruh penguhi kelas menatap kearah. "Lo pada tau gak sih, tadi Zafa arghhh mleyot saya mas,"kata Qilla dan langsung terkulai lemas duduk dibangkunya masih dengan senyum lebarnya.

"Kenapa gue kepo nih."desak Kiara. Cewek itu menepuk bahu Qilla secara bruntal, namun tak membuat sang empu tergangu, ia masih sibuk dengan haluan nya sendiri.

"Kenapa sih?"tanya Kiara kepada Vanya, menyengol lengan Vanya, karena tak kunjung mendapatkan jawaban dari Qilla.

"Mana gue tau," balas Vanya seadanyam

"WOY LAA!"

"ih apasi gue itu lagi ngebayangin nanti kalo nikah sama Zafa terus punya anak arghhhh," ucap Qilla mendramatis, cewek itu menyandarkan punggungnya dibangku. Sedari tadi ia hanya tersenyum lebar sudah seperti seorang yang sedang kemasukan setan.

Kiara yang kesal dengan itu pun langsung memegang kepada Qilla dan mengerakkan nya ke kanan ke kiri sambil berucap. "Astagfirullah,allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta'khu--"

"Gue gak kesurupan ya Ra,"kesal Qilla menatap sinis kearah Kiara. Ia mengempaskan tangan Kiara yang berada di kepalanya.

Kiara memutar bola matanya malas. "Lagian lo ditanya malah nyengir mulu kering ntar gigi lo,terus tadi muka Zafa kenapa?" kata Kiara kesal.

"Ada deh kepo urusan rumah tangga gue, lo gak perlu tau wlee,"Qilla beranjak dari duduknya, cewek itu menjulurkan lidahnya ke arah Vanya dan juga Kiara yang menatapnya bingung.

"IKUT GAK KE KANTIN, GUE TRAKTIR DEH."teriaknya berajalan keluar kelas.

Mendengar kata 'Traktir' cewek satu ini langsung berdiri dari duduknya. "KALO GRATIS YA MAU LAHH."sahut Kiara antusias.

Sebelum melangkahkan kakinya, cewek itu menoleh ke arah Vanya hanya masih diam, duduk dibangkunya dengan tangan yang memegang novel. "Van ayo malah diem aja."

"Gak deh males."

"Lo tuh ya, mayan loh makan gratis kapan lagi coba, ayo lama,"ucap Kiara karena kesal ia langsung saja menarik tangan Vanya.

"QILLA TUNGGU WOY."

Sesampainya dikantin kedua mata Qilla tertuju kepada cowo yang baru saja membuat jantungnya mau copot. Ia kembali menampilkan senyum lebarnya saat melihat Zafa yang sedang berkumpul dengan teman-temannya cowok itu terlihat sedang memainkan sedotan minuman miliknya, berwaran coklat. Mungkin coffe. Disaat ia asik menatap wajah tampan itu, cowok itu menolehkan kepalanya kearah Qilla, cewek ini langsung buru-buru memalingkan wajahnya kearah lain. "Tenang La bisa copot beneran jantung lo."gumamnya pelan.

AZAFATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang