"Gue pergi bukan berarti hati gue bukan untuk lo lagi."
☆☆☆
Suara gemericik air hujan yang kian deras menimbulkan suasana yang menenangkan bagi siapa saja yang mendengarnya. Awan tak lagi mampu menampung air di dalam perutnya.
Melepaskan satu persatu tetesnya yang membuat lega. Setiap cuaca terkadang menimbulkan rasa. Sama halnya dengan gadis mungil berwatak datar itu.
Gladys terus menatap kelas 11 IPA 2, di sana. Di depan kelas Saga duduk berdua dengan Vieera. Gadis itu terus menatap objek yang membuatnya sakit. Tapi anehnya dia masih saja melihat itu semua.
"Andai gue nggak buat lo menjauh mungkin sekarang gue bisa rasain usapan di kepala gue lagi."
Gladys mengalihkan pandangannya kedepan, bersandar pada pembatasan tembok. Karena kelasnya yang berada di lantai dua membuat dirinya bisa melihat jauh ke bawah.
Netra coklatnya menatap hujan dengan sendu, "gue terlalu menyepelekan sesuatu,"
Angin bertiup kencang membuat Gladys menutup matanya menikmati angin yang menerpa wajahnya.
"Di sini dingin, sana masuk. Anak-anak buat mie tuh," Keysa datang dari belakang dan menyampirkan jaket miliknya ke bahu gadis itu.
Gladys memeluk jaket itu dan menganggukkan kepalanya. "Iya nanti gue masuk,"
Beberapa saat terjadi hening diantara mereka, Keysa mengedarkan pandangannya dan menatap Saga dan Vieera yang masih berada disana.
"Gue tau apa yang ganggu pikiran lo beberapa hari ini," Keysa tahu apa yang sebenarnya dirasakan sahabatnya ini.
"Gue bingung Key, Saga udah makin jauh dari gue. Sedangkan gue, baru sadar kalau gue ada perasaan sama dia,"
Keysa ikut menerawang kedepan menatap derasnya air hujan. "Kadang kita baru bisa menyadari pentingnya mereka saat keadaan udah nggak sama lagi,"
Gladys menganggukkan kepalanya, apa yang dikatakan Keysa memang benar adanya.
"Jangan sedih gitu, lo masih punya kesempatan buat ungkapin perasaan lo," ucap Keysa.
"Tapi cewek itu? Saga perhatian banget sama dia," Gladys menghembuskan napasnya pelan.
Keysa menatap Vieera yang tengah tertawa, sejujurnya dia juga tidak mengetahui hubungan Saga dan Vieera. Mereka semua hanya tahu bahwa Vieera adalah murid baru yang dekat dengan Saga.
"Kita belum tau siapa dia bagi Saga, tapi saran gue ungkapin perasaan lo jangan lo pendem," Keysa menepuk pundak gadis itu pelan.
Netra Gladys tak sengaja bersitatap dengan netra milik Vieera.
Vieera tersenyum kecil sambil menunduk kepalanya sopan kepada kakak kelasnya itu.
"Aaaaa paham Piee apa yang sebenarnya," gadis itu menatap Saga yang sudah sedari tadi juga mencuri-curi pandang kearah kakak kelasnya itu.
☆☆☆
SMA GARUDA salah satu sekolah menengah atas terbaik di kota Bandung. Sekolah unggulan yang banyak diminati oleh banyak orang.
Fasilitas cabang olahraga juga cukup lengkap, salah satunya adalah kolam renang. Difasilitasi oleh dua kolam renang dengan ukuran berbeda-beda.
Sama seperti saat ini kelas 11 IPA 3 baru saja menyelesaikan pengambilan nilai untuk materi renang.
Mereka semua sudah selesai mengganti pakai mereka dan berjalan keluar kembali ke kelas.
"Dingin banget," Tasnya mengeratkan jaketnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SAGLA (SELESAI)
Teen Fiction[Follow sebelum membaca] #2 In Youth 19 Agustus 2021🥈 Hanya cerita ringan yang menyentuh hati kalian. _________ "Rasanya gue suka sama lo sendirian, dan itu buat gue ngerasa sengsara tapi anehnya gue malah makin suka sama lo." "Gue ngak pernah mint...
