Mentari kembali ke peraduan
Bersama dengan jingga yang menyambar
Menyisakan sepatah angan
Dan penantian berbingkai sabar
Aku dengan membuncahnya kerinduan
Selalu menanti tibanya pertemuan
Mengulang masa saat kita bersama
Seikat dalam suka dan duka
Kini, kita terpisah jarak dan waktu
Tersiksa oleh dendam rindu
Yang selalu menagih temu
Dan yang kumampu, hanya mendoakanmu
~limit rasa~
KAMU SEDANG MEMBACA
Asmaraloka yang Bertahta
Poesía[KUMPULAN PUISI] Tentang puisi yang berasal dari intuisi. Karya seorang melankolis pencipta sajak puitis. Selamat menikmati, spesial untuk penyuka sajak. Follow dulu sebelum membaca:) Temui sisi lainku di IG : @limit.rasa
