Aku mencintaimu setengah terang
Setengah gelap tanpa sang Bintang
Aku mencintaimu seperti angin
Tidak terlihat, tapi kadang menciptakan hawa dingin
Aku melindungimu
Namun, tak melindungimu
Aku menjagamu
Namun, tak menjagamu
Aku memelukmu
Namun, tak memelukmu
Aku merangkulmu
Namun, tak merangkulmu
Rasa ini begitu semu
Namun, mengapa aku tak pernah ragu?
Rasa ini begitu maya
Namun, mengapa aku masih percaya?
~limit rasa~
KAMU SEDANG MEMBACA
Asmaraloka yang Bertahta
Poezie[KUMPULAN PUISI] Tentang puisi yang berasal dari intuisi. Karya seorang melankolis pencipta sajak puitis. Selamat menikmati, spesial untuk penyuka sajak. Follow dulu sebelum membaca:) Temui sisi lainku di IG : @limit.rasa
