Malam yang beraroma sendu
Riuh kenangan haru
Ricuh suara rindu
Menjatuhkan embun seribu
Hujannya mengalun irama petir
Asanya bergelimang getir
Syahdu rintiknya hampir tiada terdengar
Kala tadi petir menyambar
Banyak yang basah
Akhir tahun memang penuh tetesan gundah
Musim hujan yang tiada henti
Anomali yang tiada pasti
Rindu yang terjebak banjir
Dikirim lewat genangan air
Disiratkan lewat desir angin
Disuratkan oleh langit yang penuh amin
~limit rasa~
KAMU SEDANG MEMBACA
Asmaraloka yang Bertahta
Poesia[KUMPULAN PUISI] Tentang puisi yang berasal dari intuisi. Karya seorang melankolis pencipta sajak puitis. Selamat menikmati, spesial untuk penyuka sajak. Follow dulu sebelum membaca:) Temui sisi lainku di IG : @limit.rasa
