Gara-Gara Bocil

1.1K 43 0
                                        

Vote nya jangan lupa kakak😗












~~~

Kini Alessa dan Eza sedang berada di taman. Mereka sudah menyelesaikan masalah kemarin, dan sebagai permintaan maaf Eza, dia mengajak kekasihnya itu ke taman dan membelikannya es krim. Sangat mudah bukan untuk membujuk Alessa? Mungkin terdengar bodoh, tetapi itulah Alessa, yang sangat lemah jika berhubungan dengan es krim.

"Makan yuk" ajak Eza dengan wajah datarnya, namun terdengar lembut

"Mau ketoprak boleh?" Tanya Alessa menatap Eza dengan binar di matanya

Eza terkekeh pelan dan mengacak rambut Alessa pelan

"Boleh. Mau sekalian sama abang ketopraknya juga gue mampu beliin-" Eza menjeda ucapannya saat menyadari sesuatu

"Gak jadi. Kalau sekalian sama ibu ketopraknya juga boleh" lanjutnya. Sangat posesif bukan?

"Cih. Tadi katanya sama abangnya juga gakpapa, gue mau sama abangnya juga" sahut Alessa

Eza yang mendengarnya pun melototkan matanya menatap tajam Alessa

"Mau selingkuh?!" Cerca Eza

Alessa merutuki dirinya yang salah bicara

'Mampus. Ngambek kan nih cowok'- batinnya was was

"B-bukan gitu. Maksudnya biar puas makan ketopraknya kalau ada abang yang jualnya gitu" jawab Alessa panik

Eza hanya berdecih mendengar jawaban Alessa. Ya, dia cemburu. Apalagi abang yang jual ketoprak di sana itu tampan, kan gak lucu kalau Alessa berpaling darinya dan malah jadian sama abang ketoprak!

"Maaf" lirih Alessa dengan menundukkan kepalanya

Eza menghela nafas pelan mendengar suara Alessa. Dia mengelus kepala Alessa pelan sebelum berucap,

"Yaudah" ucap Eza

Alessa langsung menatap binar Eza saat mendengar ucapan kekasihnya itu

"Beneran?" Tanya Alessa memastikan

Eza mengangguk sekali menanggapi pertanyaan yang dilontarkan kekasihnya itu

"Yash!! Gak sia-sia akting gue!!" Seru Alessa lalu menarik tangan Eza menuju penjual ketoprak

Eza langsung menatap datar Alessa saat mendengar seruan cewek itu,

"Ck. Belinya yang perempuan" decak Eza yang diangguki Alessa

Tak masalah, daripada dirinya tidak jadi memakan ketoprak

"Bu, ketopraknya dua ya. Pedes" ucap Alessa saat sudah sampai di penjual ketoprak

"Siap dek. Silahkan duduk dulu" jawab penjual ketoprak itu

"Udah ih, jangan ngambek terus. Kan ini belinya di ibu-ibu bukan yang cowok" ucap Alessa saat melihat wajah kesal Eza

"Tapi gak pedes juga sayang"

Blush

Pipi Alessa terasa panas, dia langsung menutupi pipinya dengan kedua tangan. Sial dia baper!

Eza yang melihatnya pun terkekeh kecil. Sungguh, Alessa sangat menggemaskan saat blushing.

"Ini dek ketopraknya, selamat menikmati" ucap penjual itu

"Terimakasih ya bu" ucap Alessa dengan senyum manisnya

"Iya dek, sama-sama" jawab penjual itu lalu pergi guna melayani pembeli yang lain

ALEZA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang