Happy reading <3
🎵 🎵 🎵
🎵 🎵 🎵
~~~
'Haruskah aku diam membisu menerima semua sakit ini? Terkadang ingin sekali memanggil nama mereka seperti yang lain'
~~~
"KAK AKSA!! BEDAK GUE LO KEMANAIN?!" Teriak Alessa dari lantai atas membuat Aksa yang sedang duduk lesehan di lantai meneguk ludahnya susah payah
Aksa menatap bedak yang ada di tangannya lalu menatap kucing di depannya secara bergantian
"Mampus" gumam Aksa pelan, dia pikir bedaknya sudah tidak dipakai lagi sama Alessa, jadinya dia ambil untuk mendandani si Joko a.k.a kucing peliharaan Aksa.
Joko menatap Aksa garang, kucing itu tertekan. Bagaimana Joko bisa ngapel ke kucing tetangga sebelah jika dandanannya begini:(
"Jok, Jok, gue tau lo marah. Tapi plis kerja samanya kali ini" ucap Aksa kala menyadari tatapan dan gerak-gerik kucing di depannya itu yang siap menerkamnya
"Kak Aksaa!!" Ucap Alessa geram saat matanya menatap bedak di tangan kakaknya itu
Aksa menelan ludahnya kasar mendengar suara Alessa. Sekarang dua kucing siap menerkamnya hidup-hidup
"A-a-anu kakak aaaaa diam dulu di situ!!" Seru Aksa panik saat Alessa dan Joko mulai mendekat ke arahnya
"Kenapa lo pakai bedak gue buat dandanin si Joko?" Tanya Alessa dengan nada rendahnya
"Aaaa Mama tolongin!!" Teriak Aksa seraya berlari menghindari kejaran Alessa dan kucing kesayangannya itu
"Berhenti gak lo!! Gantiin bedak gue anjir!" Teriak Alessa seraya terus mengejar Aksa
"Mama Kak Aksa nya bandel!!" Seru Alessa, untuk pertama kalinya mengadu pada Citra
Citra yang melihat mereka bertiga pun menggelengkan kepalanya
"Aksa, jangan gangguin adeknya terus ih" tegur Citra
"Aksa kan cuma minta dikit Ma" sahut Aksa yang kini lompat ke sofa
"Ck. Lagian kamu minta malah dipakaiin ke Joko. Mama gak bisa bantu kamu ya, Lessa sayang, gebukin aja sekalian. Mama dukung kamu, good luck" ucap Citra sebelum meninggalkan ruang keluarga
Alessa tersenyum iblis mendengar ucapan Citra barusan, sangat berbanding terbalik dengan Aksa yang sudah pias wajahnya
Alessa mengambil bantal sofa dan melempar ke arah Aksa yang hendak lari lagi
Bugh
Brughh
Sempurna!
Bantal sofa melesat tepat mengenai punggung Aksa yang terjatuh lantaran tersandung kakinya sendiri. Joko pun langsung mendekati Aksa dan langsung mencakarnya
Alessa tersenyum puas mendengar erangan Aksa dan raungan Joko saling beradu
"Aduh argh, diam Jok! Gak gue kasih whiskas lagi lo!" Sewot Aksa membuat kucing itu seketika diam anteng
KAMU SEDANG MEMBACA
ALEZA (END)
JugendliteraturEND ~~~ "Mau minta tol-" "Gak bisa gue sibuk" "Bentar aja gak bisa ya?" "Gue lagi nemenin Fia. Lo pergi sendiri bisa kan?!" "Ohh Fia lebih penting dari gue ya" ~~~ "Ibarat hukum atom" "Hukum atom?" "Ada saatnya memiliki, dan ada saatnya melepaskan" ...
