Happy reading
•
•
Sekitar 20 menit perjalanan menuju sekolah, parkiran mobil sekolah saja sudah seperti parkiran mall. Isinya mobil dengan harga diatas 800 juta rupiah.
"Dah aku mau kabur, takut ada yang liat" pamit Hazel.
"Hm, hati-hati jangan lari nanti detak jantungnya ikut lari lagi"
"Jangan dulu dong, gausah nakut-nakutin"
"Iya, maaf, yaudah gih sana katanya mau kabur"
"Oke, babay" pamit Hazel melambaikan tangan.
Kennand mengunci mobilnya, tenang saja keamanan di sekolah ini sangat tinggi, jadi meninggalkan mobil setara Lamborgini dipastikan aman.
Kennand mulai melangkahkan kakinya menuju kelasnya. Berjalan dengan langkah cepat, karena sekolah yang sudah mulai ramai.
"Darimana lo? Biasanya datang sebelum jam segini" tanya Axel.
Kennand membuka lockscreen handphonenya, melihat jam hanya berbeda 10 menit saja dari biasanya.
"Dari rumah." Jawabnya santai.
"Maksud gue gak gitu lho, lo darimana dulu sehabis dari rumah?"
"Dari rumah Hazel"
Ellio tersenyum menggoda. "Official nih? Azge punya bu Ketu sekarang?" Ucapnya bersorak gembira.
"Bagus lah, lagian waktu itu kita udah ciduk mereka di rumah sakit, hahahah"
"Berisik" timpal Kennand sinis.
"Dari rumah Hazel? Dia udah sekolah hari ini?" Tanya Langit yang dibalas anggukan kepala Kennand.
"Daebak jir, gue kalau jadi dia memanfaatkan keadaan gak akan sekolah sampai Minggu depan"
"Itu kan lo, orang mageran, kalau Hazel kan beda"
"Maklum cewek"
"Emang yang rajin harus cewek aja? Cowok juga harus"
"Tapi Hazel rajin nya berlebihan jir, baru kemaren katanya dia keluar rumah sakit sekarang udah sekolah lagi"
"Bilang aja lo mau kan punya cewek spek Hazel, Axel?"
"Siapa yang gak mau coba, mana mungkin gue jadiin Hazel selingkuhan gue"
"Lo mau di kick Kennand?"
"Enggak deh, gue cari aman, lagian kan Hazel sahabatnya Qila yakali gue selingkuh sama sahabat cewek gue sendiri"
"Makanya tobat" peringat Langit.
"Aamiin"
"Aamiin doang sadar kagak" cibir Ellio.
"Ya sabar kan semuanya butuh proses, butuh waktu juga"
"Heleh, sasimo!"
"Kan sekarang gak ada, cuma Qila doang"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kennand Perfect Boyfriend
Teen Fiction'𝐬𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐬𝐚𝐣𝐚 𝐢𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐤𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐞𝐩𝐮𝐫𝐚-𝐩𝐮𝐫𝐚𝐚𝐧' Sebuah bukti nyata bahwa tidak ada takdir yang tidak mungkin. Bahkan dari sebuah kebohongan bisa menjadi kisah yang berharap utuh sel...
