Part : 36

1.1K 59 0
                                        

Happy reading

Hari ini hari Minggu, Hazel bebas tidur setelah subuh dan bangun cukup siang.

Ditambah lagi Azlan yang katanya akan pergi dengan Zhiva, ia bilang tugas kuliahnya satu kelompok dengan Zhiva.

Tadinya ia akan bangun jam 12 mungkin tapi jam 9 saja ia sudah bangun, ia ingat jendelanya macet, jadi mau tak mau ia harus membetulkannya sendiri.

Karena masuk musim hujan, entah kenapa jendelanya tiba-tiba macet, Azlan bilang itu memang karena cuaca. Jadi untuk membuka jendela supaya ada udara harus memakai obeng.

Hazel selesai mencuci muka dan gosok gigi, ia akan mandi nanti sore saja katanya.

Ia mulai turun ke bawah dan berjalan menuju gudang, tadi pada chat WhatsApp Azlan bilang obeng ada di gudang.

"Gudang serem gak si?" Gumam Hazel pada diri sendiri.

Tapi karena gudangnya bersih juga terang, menurut Hazel ini tak menakutkan. Ia mulai mencari dimana kotak perkakas yang menyimpan obeng didalamnya.

Setelah Hazel berjinjit-jinjit sampai kakinya kram akhirnya ia menemukan kotak perkakas yang disimpan di atas lemari dan itu cukup tinggi.

Hazel menepuk-nepuk tangannya membersihkan debu yang menempel.

"Lagian kenapa gue gak naik kursi ya, pake jinjit segala sakit lagi kakinya" gumamnya lagi.

Hazel membuka kotak perkakas itu perlahan, ia takut ada hewan atau hal lain yang membuatnya kaget, tapi ternyata tidak ada.

"Nah ketemu pun"

Akhirnya Hazel menemukan obeng yang ia cari, tapi saat hendak kembali ke kamarnya untuk membuka jendela, Hazel tak sengaja menjatuhkan sesuatu.

Brakk-!!

Benda yang ditumpuk itu terjatuh karena tak sengaja Hazel menyenggolnya.

Tapi ini cukup menarik perhatiannya, benda yang jatuh itu seperti album foto, karena penasaran ia bawa juga album-album foto itu ke kamarnya.

Setelah berhasil membuka jendelanya Hazel kembali ke depan meja belajarnya, ia berniat akan membuka album foto tadi.

Sebuah album bercover warna hijau dengan sedikit debu, mungkin ini karena disimpan di gudang jadi berdebu seperti ini.

Hazel mulai membuka halaman pertama album foto itu, ternyata foto Azlan ketika kecil, Hazel sudah melihat foto itu sebelumnya jadi ia tau itu adalah Azlan.

Tapi ketika ia membuka halaman selanjutnya, jujur saja ia sangat kaget.

Itu adalah foto Azlan lagi tapi tengah digendong oleh seorang lelaki memakai jas dokter, yang Hazel tau lelaki itu siapa. Abhi, dokter yang Hazel kenal sebagai om nya bukan ayahnya.

Mungkin ini karena hubungan persaudaraan saja tapi saat melihat sebuah tulisan disamping foto itu Hazel benar-benar kaget.

"Selamat ulangtahun jagoan ayah, sebentar lagi jagoan ayah jadi kakak, jaga adiknya baik-baik ya"

Tulisan itu yang membuat Hazel kaget, apa maksud dan arti dari kata 'jagoan ayah' ini?

Hazel kembali melihat foto yang tepat ada dibawah foto tadi, kini Azlan kecil sedang bersama seorang perempuan yang Hazel tidak tau itu siapa, tapi yang membuatnya heran, perempuan itu cukup mirip dengan dirinya sekarang.

Keduanya tengah meniup lilin ulang tahun, sepertinya Hazel tau siapa sebenarnya Abhi dan perempuan ini.

Foto dibawahnya kembali ada tulisan.

Kennand Perfect BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang