Felix mematikan game di ponselnya, melemparkan benda pipih tersebut ke sofa yang berada di depannya.
Dia sangat bosan. Di rumah sendirian benar-benar sangat membosankan. Semua pekerjaan rumah sudah ia selesaikan sejak tadi dan sekarang Felix bingung mau melakukan apa lagi.
Hyunjin? Dia sedang sekolah. Tentu saja dengan paksaan Felix. Tadi pagi mereka berdua sempat berdebat karena Hyunjin tidak mau sekolah, tapi akhirnya tetap Felix yang memenangkan perdebatan tersebut.
"Mau makan apa ya?" Felix bermonolog sambil memegangi perutnya yang terus berbunyi minta di isi.
Felix belum makan sejak kemarin. Dia hanya makan sedikit sereal tadi pagi untuk mengisi perutnya.
Ting!
Suara notifikasi pesan itu berhasil menarik perhatian Felix, ia meraih kembali ponselnya untuk melihatnya.
Kak Changbin
Keluar bentar, ada gofood di depan.
Read 11.23 A.M
Siapa yang pesen makan?
Read 11.23 A.M
Gue, buat lo
Dimakan
Read 11.25 A.M
Iya. Makasih
Read 11.25 A.M
Hmm
Read 11.26 A.M
Felix hanya membaca pesan dari Changbin dan segera keluar untuk mengambil makanan yang sudah di pesankan oleh kekasihnya itu.
Ia membawa masuk makanan tersebut dan segera memakannya.
Hari ini Felix memang tidak memasak. Selain karena malas, dia juga kehabisan stok bahan masakan. Rencananya setelah Changbin atau Hyunjin pulang nanti, Felix akan meminta mereka menemaninya berbelanja.
Drrtt.. drrtt..
Felix melihat kearah ponselnya yang menyala, disana ada panggilan dari nomor tidak di kenal. Felix ragu apakah dia harus mengangkatnya atau tidak.
Felix hanya memandangi ponselnya yang terus berbunyi dengan panggilan dari nomor yang sama. Hingga sampai pada panggilan ke empat, akhirnya Felix memutuskan untuk mengangkatnya.
"Hal-"
"LAMA BANGET SIH LO NGANGKATNYA! GUE UDAH KEPANASAN INI DI LUAR!"
Felix sontak menjauhkan ponsel itu dari telinganya. Suara melengking Jisung berhasil membuat telinganya berdengung.
"Lo ngapain di depan rumah gue?" Felix melihat ke arah jam. Sekarang baru jam dua belas siang. Seharusnya anak itu masih berada di sekolah, tapi kenapa bisa sampai dirumahnya.
"Nanti aja gue jelasin. Sekarang buka dulu gerbangnya. Gue udah kering ini."
Felix mematikan panggilan sepihak dan langsung keluar rumah untuk mengeceknya.
Benar saja, disana aja Jisung yang sedang menatapnya dengan muka kesal. Felix buru-buru membuka gerbang rumahnya dan menyuruh Jisung untuk segera masuk.
Keduanya duduk di ruang tamu dengan Jisung yang terus mengipasi dirinya menggunakan tangannya.
"Lama banget sih lo. Gue hampir jadi ikan asin tau nggak." Jisung mengomel dengan wajah kesalnya.
"Ya mana gue tau kalo lo yang nelpon. Lagian siapa suruh nggak ngomong dulu." Felix kembali melanjutkan makannya yang hanya tinggal sedikit.
Setelah selesai, barulah ia fokus pada Jisung yang berada di sebelahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hello Sweety
Novela Juvenil"Jangan nangis." -Hj- "Selama ada gue, ga akan ada satu orang pun yang boleh nyakitin lo." "Tanpa seizin gue." -Cb- ⚠️HOMOPHOBIC DILARANG MENDEKAT⚠️ • NC🔞 • BxB Start : 12/1/22 End : 3/4/22 #1 in hyunlix 15/2/22 #2 in changlix 26/3/22 #1 in seungm...
