.
.
.
Di sisi Kusuma, yang sekarang terlihat diam dan tenang di bawah selimutnya, membatin 'Ah .. aku lupa matikan alarm harian di smartphoneku. Jika aku tidak matikan, jam 2 nanti akan berbunyi dan akan menggangu yang lainnya. Ah tidak-tidak! Ini hari sabtu, jadi akan berbunyi pada jam 4. Tapi tetap saja menganggu! Jika aku bangun untuk mematikan alarmku, pasti kak Atsumu nanya lagi ke aku. Tapi yeah .. aku akan mengintip sebentar untuk melihat situasi.'
Kusuma menurunkan selimutnya sangat pelan sampai pada bawah matanya. Ia berusaha untuk tidak menghasilkan suara apa pun. Lalu, ia melihat situasi sekitar.
'Eh? Dia terlihat sangat serius?! Tapi ya bagus sih .. aku akan mengambil smartphoneku secara diam-diam yang berada di atas meja sekarang.' batin Kusuma.
Melihat ada suatu pergerakan dari sisi lain titik fokus matanya, Atsumu menoleh ke arah titik pergerakan tersebut.
"E?! Belum tidur dek?!"
'Sh*t! Kenapa dia nyadar sih!'
"Adek tidak menerima pertanyaan apa pun!"
"1 saja yaa! Onegaii! Nanti kakak beliin makanan deh!"
"... apa pertanyaannya?"
'YOSH!'
"Mama miya lezatoz itu apa?"
"Hah?"
"Alo bilang nama kakak sangat asing dan bilang, miya .. mama miya lezatoz. Begitu."
Kusuma menutup rapat-rapat bibir atas dan bawahnya dengan 1 sama lain.
'Aku tidak boleh tertawa' batinnya.
"Itu tidaklah penting. Abaikan saja dia. Dia memang orang yang random."
"Ēeh? Kenapa tidak mau memberi tau kakak?"
"Baiklah jika memaksa .. sebentar."
Kusuma mengambil smartphonenya cepat. Setelah menyalakan smartphonenya, ia mencari 1 aplikasi berlogo warna merah yang bernama YouTube. Setelah menemukannya, ia menekan fitur search lalu mengetik sesuatu di sana.
Sembari mengetik, Kusuma mendekatkan diri pada Atsumu. Ia duduk di tepi kasur bersama Atsumu.
"Perhatikan video ini baik-baik."
Kusuma dan Atsumu sama-sama melihat tayangan video berdurasi 15 detik itu dengan serius.
15 detik berlalu, Atsumu sadar akan suatu hal.
"SOUKA!"
"Wakaru?"
"Ya! Aku mendengar mama miya lezatos di akhir!"
"Jadi yeah, begitulah. Sudah tidak penasaran lagi kan?"
"Tapi kakak salah fokus dengan cemilan itu. Terlihat enak, namanya apa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]
FanfictionKeluarganya merupakan keluarga harmonis yang selalu membuat orang lain merasa iri, tapi itu terjadi sebelum kejadian orang tua Kusuma Praharahisa yang bercerai saat ia menduduki kelas 1 SMP. Kusuma adalah anak tunggal yang setelah kejadian tersebut...
![Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]](https://img.wattpad.com/cover/303719346-64-k476781.jpg)