"Memangnya dulu Kusuma seperti apa?-"
Kita Shinsuke yang melihat kedua kakak Kusuma yang terkejut setelah mendengar ke-asbun-an Kusuma itu malah cukup membuatnya keheranan. Dia berpikir, saat di hari pertama ketemu hingga akhir ini pun Kusuma selalu seperti itu.
"- bukannya sama aja seperti saat pertama kali bertemu?"
"Menurut Kita-san memang Kusuma orangnya seperti apa?" Gin terlalu penasaran jika tidak bertanya.
Kusuma dan Kita Shinsuke yang sebelumnya melihat Gin itu kini menoleh ke satu sama lain secara bersamaan. Kita Shinsuke memandang wajah Kusuma dalam diam sesaat. Kusuma pun menatap mata indah Kita Shinsuke dalam, penasaran apa yang akan dijawabnya. Pasalnya, pertemuan pertama mereka cukup dramatis. Kusuma sudah siap menerima kritik dari pemimpin club bola voli SMA terkenal itu.
Tanpa ragu, Kita Shinsuke pun akhirnya menjawab, "Kusuma orang yang banyak omong."
"Mana ada!!"
Bukan Kusuma yang protes, melainkan kakak jametnya. Atsumu tak menyangka apa yang barusan ia dengar. Begitu pun Osamu yang terkejut hingga tak sadar mulutnya terbuka sedikit. Selaku menjadi kedua kakak Kusuma yang mana sudah beberapa hari ini tinggal bersamanya itu, mereka berpikiran sebaliknya.
Kusuma sendiri menyangka-tak menyangka. Topik ini akan menjadi bahan pikirannya sebelum tidur nanti. Namun..
"I'm not like that ya kak Shin!"
Kesempatan ini lah ia ambil.
"I'm full of calmness!!"
Dengan tekanan Kusuma protes pada Kita Shinsuke, tapi itu malah membuatnya terkutik geli.
Dengan berani Kita Shinsuke langsung membalas, "you're full of cuteness-"
"Ha?" Sela Kusuma dengan aksen Indonesia nya yang muncul tiba-tiba.
"-in the childish way tho," Kita Shinsuke tertawa kecil setelah berhasil menjahili Kusuma.
Kusuma tak terima dibilang kenak-kanakan. Dengan kesal ia menjawab, "you wanna get a hit, huh?"
"Duh maaf ya gak bermaksud ganggu KALIAN BERDUA, tapi emangnya kami lagi ujian listening bahasa inggris??" Dengan sedikit julid Suna mencemooh.
Atsumu mendengus, setelahnya berpura-pura terkejut dan bertanya, "oh? Ku lihat kalian ini ternyata sangat dekat ya??" Pasalnya, sedari tadi Kita-Suma itu enjoy berbincang satu sama lain dan tak memperhatikan ada 4 orang lainnya yang duduk bersama dengan mereka.
Atsumu membatin, 'iya deh iya, dunia ini hanya milik kalian, yang lain ngontrak'. Mode ke-kakak-an Atsumu keluar.
Osamu yang sedari tadi diam kini tak bisa menahan untuk tidak bertanya. "BENTAR! Yang paling penting.."
Osamu menggantungkan sebentar kalimatnya.
".. kenapa KALIAN bisa di sini BERDUA???"
"Juga Kusuma.. kenapa kamu bohong? Katanya tadi ke kombini?? Kok gak langsung bilang mau ke sini aja???" Tambah Osamu dengan pertanyaan bertubi.
Kusuma menoleh ke kanannya di mana arah Osamu berada lalu langsung menjawab. "izin interupsi ya kak Samu, siapa yang bohong sih?? Aku beneran ke kombini kok!"
"Terus kok itu bisa sama Kita-san?" Osamu masih tidak percaya. Sebenarnya, ia tak mau percaya.
"Benar Kusuma tadi ke kombini. Aku bertemu dengannya di sana. Setelah itu kami sempat mengobrol sebentar. Ternyata dia keluar karena ingin merasakan hari natal di Jepang, jadi kuajak ke sini daripada hanya di kombini." Kita Shinsuke menjelaskan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]
Fiksi PenggemarKeluarganya merupakan keluarga harmonis yang selalu membuat orang lain merasa iri, tapi itu terjadi sebelum kejadian orang tua Kusuma Praharahisa yang bercerai saat ia menduduki kelas 1 SMP. Kusuma adalah anak tunggal yang setelah kejadian tersebut...
![Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]](https://img.wattpad.com/cover/303719346-64-k476781.jpg)