#6 Capsaicin

1.7K 209 14
                                        

.
.
.
.
.

"Adek akan mengajarkan kalian cara memakan makaroni ini. Berikan adek satu tangan kalian" lanjut Kusuma.

Atsumu dan Osamu pun menurutinya. Kemudian Kusuma memberikan makaroni itu kurang lebih 10 buah di atas telapak tangan mereka. Tak lupa, Kusuma juga menaruh makaroni itu di telapak tangannya sendiri.

"Nah, caranya adalah, kalian memasukan makaroni di telapak tangan kalian itu ke mulut kalian sekaligus" jelas Kusuma sensei.

"Sekaligus? Semuanya langsung masuk mulut?" Osamu memastikan.

"Ya, seperti ini" Kusuma mempraktekannya secara langsung di hadapan Atsumu dan Osamu, lalu mengunyahnya.

Setelah menelan makaroninya, Kusuma kembali meyakinkan dengan,"Lihat adek, tidak ada masalahkan?" pada Atsumu dan Osamu. Oh! Jangan lupa dengan tatapan mata Kusuma yang serius.

Setelah melihat respon Kusuma sehabis makan makaroninya, Atsumu dan Osamu melakukan hal yang sama tanpa ada rasa keraguan apapun. Setelah kunyahan mereka selesai, Kusuma bertanya, "Bagaimana rasanya?" pada Atsumu dan Osamu.

"Hm, enak, renyah, gurih. Tapi yeah memang ada sedikit rasa pedas" jawab Atsumu.

"INI SANGAT PEDAS!" sahut Osamu di seberang dengan muka kemerahan dan ber huh hah ria.

"Tuh kan, mama bilang juga apa" ucap Elvina. Lalu ia mencari-cari sesuatu di sekitarnya.

"HAHAHAHA KAU SANGAT LEMAH, AHOSAMU!" 2 detik setelah Atsumu mengatakan itu ..

'???!!!!' Atsumu.

"Kenapa kak Atsumu tiba-tiba kaget seperti itu? Apakah pedasnya sudah datang?" tanya Kusuma pada Atsumu sembari menyemil santai.

"ADEK SENGAJA YA?" ucap Atsumu tidak santai sambari ber-huh hah ria yang ditularkan oleh Osamu.

"APAKAH ADA AIR?!" tanya Osamu nge-gas tidak peduli Kusuma sengaja atau tidak.

"Kan kak Atsumu sendiri yang mau mencobanya. Adek sih ya boleh-boleh saja" Kusuma.

Sekarang mereka berdua kompak menggeliat kepedasan. Memang definisi anak kembar. 2 sejoli yang sejati.

"Kazuo, di mobil tidak ada air minum ya? Aku daritadi mencari tapi tidak menemukannya" tanya Elvina pada Kazuo.

"Air minum? Seperti nya tidak ada" sebenarnya, Kazuo menahan tawa mati-matian.

"Di dalam tas itu ada teh botol" ucap Kusuma.

"Oh iya ya! Coba dek kamu bantu cari" Elvina.

"Serahkan tas itu padaku" ucap Kusuma pada Atsumu. Atsumu yang seperti cacing kepanasan itu pun menyerahkan tasnya ke Kusuma dengan cepat. Kusuma pun mencari-cari teh botol tersebut. Terlihat di pojok tas ada total 6 teh botol. Setelah menemukannya, Kusuma langsung mengambil 2 botol, dan membantu membuka tutupnya.

"Nih, kak. Pelan-pelan saja ya" Kusuma memberikan 1 botol ke Osamu.

"Hai. Ookini," Osamu menerima. Lalu, langsung saja meminumnya.

"Nih, kak" Kusuma memberikan juga 1 botol ke Atsumu.

"AGGHHHHRIGATO" Atsumu menerima dan langsung meminumnya.

"Astagaa, santai saja kali kak" Kusuma.

"Huuhh berkat ... ah aku lupa namanya. Berkat ini, mulutku terasa lebih baik. Minuman apa ini?" Osamu.

"AGHHH TAPI MASIH ADA RASA PEDAS" sahut Atsumu.

"Itu namanya teh botol, kak (pada Osamu). Dan untuk kak Atsumu, tenang saja. Nanti pedasnya juga akan menghilang sendiri. Lama kelamaan mereda kok. Tapi yeah memang akan hilang total mungkin kurang lebih 7 menit lagi" Kusuma.

Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang