Kini hanya beberapa orang tersisa. Hanya ada para pengurus club yang habis merapikan bola-bola voli yang tadinya berserakan di mana-mana.
"Silakan bawa pulang. Ternyata risolnya kelebihan."
"Waa~ arigatou!!"
Yap. Mereka kini berkumpul untuk sekadar berbagi risol sebelum meninggalkan gymnasium tersebut.
Setelah mereka secara satu persatu menerima satu risoles dari tangan Kusuma sambil mengucapkan terima kasih, kini tinggal satu orang lagi yang tersisa.
"Terima kasih atas makanannya. Masakanmu enak."
Atsumu yang berada di samping Kusuma terkejut setelah orang tersebut berkata hal demikian. 'Aku tak membayangkan sebelumnya dia akan berkata begitu..' batinnya.
"Terima kasih kembali," Kusuma tersenyum tulus.
Tak mengherankan Atsumu bereaksi seperti itu, karena yang mengatakan hal tersebut adalah..
'Ah, aku baru memperhatikannya. Dia memakai jersey berangka satu. Sudah jelas sekarang. Dia adalah,'
"Oh- jadi kau adalah penguasa di sini? Pantas saja.. " kata Kusuma.
"Penguasa?" jawabnya.
"Oh? Kamu bukan ketua?" tanya Kusuma dengan mimik wajah serius.
Terlihat beberapa dari mereka yang mendengar percakapan antara Kusuma dan penguasa itu sedang menahan tawa mereka.
Setelah berhasil untuk tak tertawa, Atsumu lalu berdehem untuk menetralkan suaranya kemudian berkata, "Kita-san, kenalin, dia adalah adikku, Kusuma. Dan Kusuma, kenalin, dia adalah ketua club bola voli ini, Kita-san."
🌸
Pukul 19.10 sekarang.
Kelurga Miya kini sedang menikmati makan malam bersama. Banyak hal yang terjadi hari ini, karena itu mereka jadi banyak mengobrol. Tak lupa, mereka juga membahas tentang Kusuma yang datang ke gymnasium sekolah sore tadi.
"Sumpah! Kusuma benar-benar menceramahi kami tadi karena masalah itu!" heboh Atsumu menceritakan kejadian itu kepada kedua orang tuanya.
"Dan tak ada yang menanggapiku sama sekali, malah ada yang terheran karena aksenku kental dengan aksen Tokyo.."
"Souka? Hahahaha!" Kazuo tertawa menanggapinya, tertawa khas bapak-bapak.
"Tak heran kenapa kami diam saja. Itu karena pilihan bahasamu yang seperti seorang guru yang sedang menjelaskan sebuah materi!" kata Osamu.
"Sou sou! Kusuma bahkan mengeluarkan kata-kata istilah yang belum pernah kudengar sebelum ini!"
Elvina pun hanya memberikan tawa kecil untuk responnya, tidak terkejut.
"Mama dan Otou-san masih ingat dengan Kita-san kan?"
"Yang ketua clubmu itu?"
"Benar! Bahkan ia dipanggil dengan sebutan penguasa oleh Kusuma! Saat itu aku benar-benar ingin tertawa!"
"Eeh~! Penguasa?! Pasti akan dikenang oleh orang itu!" kata Kazuo yang diakhiri dengan tertawa tak menyangka.
"Lalu bagaimana dengan risolesnya? Apakah cocok di lidah mereka?" tanya Elvina.
"Un! Mereka menyukainya!" Jawab Kusuma.
"Benar! Mereka banyak bertanya dan memuji tentang makanannya dan Kusuma! Bahkan ada yang menyuruh Kusuma untuk membuatnya lagi hahahaha!"
"Mana waktu itu Kusuma hanya iya-iya saja lagi!"
"Waktu itu aku menjawabnya dengan serius tau!"
"Ee~ souka? Yokatta jan~!"
"Oh iya! Omong-omong pelatihnya di mana tadi? Aku kok tidak melihatnya?"
"Kurosu coachi masuk rumah sakit dari minggu lalu. Dan kau tau? Itu adalah salah satu alasan kemarin Inarizaki kalah, mereka kemarin hanya memenangkan 13 dari 25 permainan. Padahal kami mempunyai target menang 16 kali permainan."
"Sasuga Inarizaki.. latih tanding saja sampai ada target kemenangannya," komentar Kusuma.
"Eh~ otou-san juga baru tau tentang hal itu."
"Omong-omong, bagaimana perasaanmu sekarang bahwa besok sudah mulai sekolah lagi, Kusuma? Tidak sabar?" tanya Elvina.
"Iya! Rasa-rasanya sudah lama sekali tidak belajar di sekolah.."
"Aku tidak sabar melihat Kusuma memakai seragam Inarizaki besok!" seru Atsumu.
"Eh- tapi aku tidak memakai seragam Inarizaki besok.. ?"
"E? KENAPA?!" kaget Miya kembar.
"Loh? Lalu Kusuma besok pakai seragam apa?" tanya Kazuo yang sama kagetnya.
"Katanya seragamnya belum siap dikirim.. dan aku akan memakai seragam sekolah Indonesia-ku yang dibawa oleh mama besok."
"Lalu jadinya kapan?"
"Kata kepala sekolah mungkin hari jumat bisa diambil," jawab Elvina.
"Lama sekali?! Tumben Inarizaki lambat.."
"Yeah mungkin memang lagi ada halangan yang besar," kata Kazuo diakhiri tawa kecil.
"Tapi.. aku tak menyangkanya besok Kusuma akan mengenakan seragam Indonesia di Inarizaki,"
"Siapa pun tak menyangkanya, Osamu."
🌸
Note:
* Terima kasih yang sudah baca & vote <3!
🌸
[3rd Trailer]
Di tengah pencapaian besar yang "Crown" sudah dapati, suatu hari tiba-tiba kabar mengejutkan datang dari salah satu member idol group tersebut.
Ia bernama Miya Atsumu, yang tiba-tiba mengumumkan bahwa ia sudah menikahi perempuan non-celebrity 1 hari yang lalu di laman instagram dan twitter pribadinya.
Hal itu membuat reaksi pro dan kontra di antara penggemar "Crown", khususnya para penggemar dari Miya Atsumu.
Dan beberapa hari kemudian, kejadian yang sangat sangat sangat mengejutkan datang. Baik fans maupun non-fans tak menyangka bahwa, berita kematian seorang Miya Atsumu datang begitu cepat setelah umur pernikahannya yang bisa terbilang begitu singkat.
"Kasus Pembunuhan Miya Atsumu"
.
.
.
.
Mulai.
.
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]
FanfictionKeluarganya merupakan keluarga harmonis yang selalu membuat orang lain merasa iri, tapi itu terjadi sebelum kejadian orang tua Kusuma Praharahisa yang bercerai saat ia menduduki kelas 1 SMP. Kusuma adalah anak tunggal yang setelah kejadian tersebut...
![Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]](https://img.wattpad.com/cover/303719346-64-k476781.jpg)