01:00
Sekarang, anggota keluarga Miya sudah berada di kamar masing-masing.
Di kamar tempat Sumu, Samu, & Suma berada, Atsumu dan Osamu sedang bersiap-siap untuk tidur. Sedangkan Kusuma sedang mengambil pakaian-pakaian yang di perlukannya. Kusuma mengambil 1 set pakaian tidur berwarna biru langit kesukaannya dari koper biru langit nya itu.
Kusuma berjalan ke arah kamar mandi dengan membawa pakaian tidur tersebut dengan tidak mengatakan sepatah katapun.
Disaat melewati kasur milik 2 sejoli, Atsumu yang sudah rebahan di kasur nyeletuk, "adek suka sekali ya dengan warna biru?" sembari melihat pakaian yang ditenteng oleh Kusuma.
1 kalimat pertanyaan Atsumu tersebut berhasil membuat Kusuma berhenti dari langkahnya.
"Hm yeah, begitulah"
Kusuma melanjutkan langkahnya meninggalkan Atsumu dan Osamu. Ia sedang malas berbicara jika mereka lanjut bertanya-tanya padanya.
'Maaf sekali, tapi aku sudah tutup QnA'
Sesampainya di kamar mandi, Kusuma mem-batin 'Eh? Kamar mandi di kamar ini seperti kamar mandi di Indonesia kebanyakan, alias WC dan kamar mandi digabung di satu ruangan'. Setelah itu, Kusuma pun membersihkan dirinya di bawah shower. Ia sebenarnya ingin sekali untuk berendam, tapi keinginannya untuk cepat tidur lebih besar.
Setelah selesai dengan kegiatannya, Kusuma pergi ke tempat meja rias. Di lacinya, ada sebuah hair dryer dari fasilitas hotel. Meja tersebut berada tidak jauh dari kiri kasur 2 sejoli. Kusuma pun duduk lalu mengeringkan rambut pendeknya.
Selagi mengeringkan rambut, Kusuma melirik makhluk-makhluk yang berada di atas salah 1 dari 2 kasur di kamar itu. Terlihat, makhluk-makhluk itu sudah memejamkan matanya.
'Sudah tidur? Cepat sekali'
Tak lama Kusuma menggunakan hair dryer. Kusuma kembali meletakkan alat tersebut dengan semestinya dan pergi mematikkan lampu kamar. Setelah itu, ia langsung saja pergi merebahkan diri di kasurnya.
Sebelum tidur, Kusuma mengambil smartphone miliknya yang sedang diisikan aliran listrik di atas meja kecil diantara 2 kasur. Kusuma kemudian mencabut kabelnya, ia berniat melihat-lihat sosial media nya sebentar.
Setelah menghidupkan smartphone nya, Kusuma menyalakan data seluler. Langsung banyak notifikasi dari berbagai media sosial, tapi hanya notifikasi dari aplikasi Line yang berbunyi.
'Eh? Kenapa notifikasi aplikasi Twitter lebih banyak daripada biasanya? Apakah aku membuat suatu kesalahan?'
Kusuma dengan cepat membuka aplikasi Twitter dan mengabaikan aplikasi-aplikasi lain. Ia pun juga mengabaikan notifikasi pesan dari 1 temannya.
Banyak yang men-tag nya di suatu tweet dengan bahasa Jepang. Lantas, ia langsung melihat tweet tersebut. Dengan cepat ia membangunkan setengah badannya karena terkejut.
Mendegar ada suatu hal yang tiba-tiba, Atsumu terbangun. Meski ruangan yang ia tempati itu cukup gelap, Atsumu tau suara tersebut berasal dari Kusuma.
Atsumu pun menggerakan tangan kanannya untuk menyalakan lampu tidur yang berada diatas meja di antara 2 kasur. Atsumu lalu turut menegakkan setengah badannya.
"Ada apa, dek?" Atsumu bertanya sambil mengucek-ucekkan matanya.
Dengan cepat Kusuma memperlihatkan smartphone nya, terlihat layar smartphone tersebut menampilkan tweet terakhir dari akun Atsumu. Atsumu pun kemudian melihatnya sekilas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]
Fiksi PenggemarKeluarganya merupakan keluarga harmonis yang selalu membuat orang lain merasa iri, tapi itu terjadi sebelum kejadian orang tua Kusuma Praharahisa yang bercerai saat ia menduduki kelas 1 SMP. Kusuma adalah anak tunggal yang setelah kejadian tersebut...
![Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]](https://img.wattpad.com/cover/303719346-64-k476781.jpg)