Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

#53 Gingerbread Buatan Rumah untuk Mereka, Menggantikan Perasaan Terima Kasih

428 59 10
                                        

Kamis, 23 Desember 2021

Mengerti alasan dibalik hancurnya Bussiness Club yang menjadi sebagian kecil dari masa kelam sekolah yang memiliki nama besar itu, Kusuma tak lagi-lagi membicarakan hal tersebut.

"Aku rasa aku tak perlu ke rooftop lagi hari ini.. dan seterusnya."

Jam pertama dan kedua ini kelas 10-10 dijadwalkan ke perpustakaan sekolah di gedung yang berbeda. Seperti biasanya, Kusuma ditemani oleh Sakurada dkk.

Diperjalanan menuju perpustakaan diawali dengan adanya salah satu dari mereka yang salah fokus.

"Woah.. sekolah di Indonesia benar-benar ganti pakaian tiap hari ya? Sekarang kau memakai baju jenis apa?"

Yap terhitung sudah 3 hari ini Kusuma di Inarizaki, 3 hari itu pula Kusuma mengenakan seragam yang berbeda-beda, persis seperti apa yang dikenakan di sekolah lamanya,

selasa putih abu,

rabu batik sekolah berwarna biru langit dan rok putih,

kamis batik kota berwarna biru dongker dan rok putih.

Sedangkan diperjalanan kembali ke kelas diakhiri dengan pemberitahuan Ren yang menginformasikan bahwa Kusuma saat pulang sekolah nanti ia harus mengambil pakaian seragam Inarizakinya di ruang perlengkapan.

Pergantian pelajaran dari jam ke-3 ke jam ke-4, Kusuma mulai berkeliling kelas dan membagikan cookies.

Yang pertama Kusuma bagikan adalah Sora. Tentu tidak lain adalah karena dia duduk tepat di sebelahnya.

"Yokattara douzo."

Sora yang sedang memakai airpods itu melihat sebuah cookies yang berdiameter 10 cm dan dibungkus rapi dan tertulis "Merry Christmas".

Sora cukup terkesan sampai Sora melihat Kusuma bahwa ternyata ia sedang membawa banyak cookies lain di totebag nya. "Un, arigatou." katanya dengan nada lemas (seperti biasanya).

Kusuma yang sebenarnya ingin langsung memutar balik badannya, langsung tidak jadi dan menatap Sora dengan tatapan yang cukup terkejut. "Wow? You can say arigatou??"

Sora yang masih bisa mendengar ke-julid-annya Kusuma, mengangkat kedua bahunya tak peduli.

Sembari tetap keheranan, Kusuma kembali ke jalan yang benar: memberikan cookies kepada teman-temannya.

Setelah Sora, sampai lah Kusuma ke Kaito dkk. Kusuma langsung membagikan cookies ke masing-masing dari mereka.

"Yokattara douzo!"

"WOAHH! KUSUMA-SAN MEMBERIKU HADIAH NATAL!" heboh Rin yang dapat didengar oleh semua orang.

"OI APAAN TUH? MAU JUGA DONG!" Sakurada yang berada di seberang juga langsung lari menghampiri mereka. Melihat Sakurada yang lari dengan cepat, orang-orang pun jadi turut mengerumuni Kusuma kecuali Ren dkk.. dan tentu saja, Sora.

Ren dkk hanya bisa memaklumi keadaan yang berisik (seperti biasa) itu lalu tetap cukup tau saja dan kembali fokus pada diri mereka sendiri untuk menyiapkan buku-buku mata pelajaran selanjutnya.

"Bikin sendiri lagi?" tanya Kaito lembut.

"Iya. Aku ingin memberi kalian cookies ini sebagai hadiah natal karena sudah menyambutku dengan baik bahkan sebagai warga negara asing."

"Wehh berarti untukku juga ada dong!" celetuk Yui.

Kusuma langsung memberikan cookies nya ke Yui dan teman-teman lainnya yang berada didekatnya sembari berkata, "tentu. Ini untuk kalian semua." dengan terdengar sangat tulus.

Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang