.
.
.
.
Orang yang disebut Ren itu tak menggubris protes dari temannya dan langsung bertanya tanpa menurunkan tangannya, "omong-omong walaupun aku tau kamu tahan dingin, tapi apa kamu beneran tidak kedinginan sekarang?" setelah itu pun akhirnya Ren menurunkan tangannya.
Orang yang protes dengan Ren sebelumnya pun hanya menghela napas kasar dan menatap malas Ren yang berada di depannya.
"Kamu memakai rok dan baju lengan pendek loh.. " lanjut Ren.
"Wihh sepertinya ada yang sangat khawatir nih!!" ucap seorang siswi lain dengan keras dan dengan nada canda ejekan.
Beberapa sorakan dari teman-teman sekelasnya pun datang setelah itu. Sorakan menggoda.
"Bukan gitu! Sebagai ketua kelas, aku ini hanya mengkhawatirkan teman kelasku!" jawabnya membela diri.
"Halahh alasan saja itu!"
Sorakan-sorakan kembali terdengar seakan tak percaya dengan alasan Ren, seperti..
"KETUA KELAS KITA AKHIRNYA MERASAKAN JATUH CINTA!"
"WOW WOW AKU YANG AKAN MENYEBARKAN GOSIPNYA!"
"CIE CIE PAK KETUA JATUH CINTA CIEE~"
"AKU MENCIUM AROMA-AROMA ORANG YANG BARU SAJA JATUH CINTA~"
"ADA YANG JATUH CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA NIH~!"
"REN-KUN~ KEDUA KAKAKNYA TERKENAL LOH~"
"ADUH ADUH PAK KETU HATI-HATI NANTI BERURUSAN SAMA MIYA KYOUDAI LOH~"
Brak brak!!
Tiba-tiba terdengar suara gebrakan meja 2 kali. Semua orang kini menatap Hikaru sensei yang sedang menunduk menatap meja yang jauh lebih rendah darinya. Ntah apa ekspresi yang dipasang olehnya sekarang.
'Apakah perang dunia ke-3 akan terjadi sebentar lagi?' batin Kusuma.
Tiba-tiba Hikaru sensei mengangkat kembali kepalanya dengan cepat lalu bertanya, "apa maksudnya jika Ren-kun suka dengan Kusuma-san maka Ren-kun akan berurusan dengan Miya Kyoudai itu?" dengan tatapan yang bingung sekaligus serius.
Diam sejenak. Sangat sejenak.
'Ternyata tidak jadi marah..'
"HALAH SENSEII ITU LOH MASA NGGAK TAU!"
"IYA SENSEI YANG ITU LOH!"
"ITU LOH SENSEI!!"
"HAAAH? KALIAN TUH KALAU NGOMONG YANG JELAS! JANGAN ITA ITU ITA ITU SAJA!"
Hikaru sensei yang jadi ikut-ikutan ngegas membuat orang-orang tambah bersorak bersamaan, dengan kalimat yang berbeda-beda.
"ITU YANG DI TWITTER ITU LOH SENSEI!"
"DI MENFESS TWITTER SENSEI!"
"YAHH HIKARU SENSEI KETINGGALAN INGFO NIH INGFOO!"
"SENSEIII SAYA BUKANNYA SUKA SAMA KUSUMA-SAN SENSEII~!" kata Ren seakan sudah malas menanggapi tetapi masih semangat menanggapi (?).
Setelah Ren mengatakan itu, seketika semua orang menatap Ren.
Seorang siswi tiba-tiba menanggapi, "IYA! REN-KYUN BUKANNYA SUKA, MELAINKAN CINTA DENGAN KUSUMA-CYAAN~" dengan memperlihatkan tangan yang dibuat bentuk "love", bibir yang dimanyun-manyunkan, ditambah matanya yang berkedip berkali-kali. Dia memang terkenal yang paling alay di kelas itu.
Kemudian sorakan-sorakan menggoda terdengar kembali.
"Sshh, tenanglah! Ada murid baru di sini! Setidaknya di awal itu jaga image kelas kalian!" kata guru wali kelas mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]
FanficKeluarganya merupakan keluarga harmonis yang selalu membuat orang lain merasa iri, tapi itu terjadi sebelum kejadian orang tua Kusuma Praharahisa yang bercerai saat ia menduduki kelas 1 SMP. Kusuma adalah anak tunggal yang setelah kejadian tersebut...
![Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]](https://img.wattpad.com/cover/303719346-64-k476781.jpg)