Selama perjalanan pulang dari Disney Sea ke Hotel mereka, Atsumu, Osamu, dan Kusuma tertidur lelap karena energi mereka sudah terkuras habis di Disney Sea tadi.
Mereka sampai di hotel malam itu sudah menunjukkan pukul 07:05.
Mereka makan terlebih dahulu di hotel, baru kemudian akan membereskan barang mereka untuk pergi dari Tokyo ke Hyogo.
Kusuma pergi ke Japanese food cuisine. Ia mengambil sushi di sana. Kusuma melihat-lihat sushi jenis apa saja yang tersedia, kemudian membatin, 'walaupun sudah tau kebanyakan mentah, tapi jika dilihat langsung tetap saja membuat ku merasa culture shock.'
Dia berkata demikian karena biasanya, Di Indonesia itu kebanyakan sushi pasti matang.
Setelah mengambil sushi sekaligus sashimi di 1 piring penuh, ia pergi ke Indian food cuisine. Ia mengambil beberapa paratha sekaligus chicken currynya.
Kusuma membawa itu semua di kedua tangannya pergi menuju meja yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh mereka.
Terlihat ada Kazuo, Elvina, dan Atsumu di sana. Agaknya Osamu masih sibuk memilih makanan.
Tangan sudah merasa mulai pegal, dengan cepat Kusuma menaruh makanannya. Tanpa mengatakan sepatah kata apapun, Kusuma pergi meninggalkan mereka.
Atsumu melihat arah pergi Kusuma yang menuju ke arah Chinese cuisine, lalu berujar secara spontan, "Kusuma belum cukup dengan makanan ini?"
Elvina tertawa kecil, "mungkin dia pergi mengambil makanan ringan,"
Benar saja, tak lama setelah itu Kusuma membawa 3 buah bakpao kecil yang berbeda jenis dan menaruhnya di meja yang cukup untuk 5 orang tersebut.
"Porsi makanmu lebih banyak dari yang ku kira," komentar Atsumu setelah melihat Kusuma duduk di sebelahnya.
"Aku lapar," ujar Kusuma.
"Oh iya aku belum mengambil beverage-nya," ujar Kusuma kembali setelah melihat-lihat makanan yang ia bawa.
Kusuma pun pergi untuk sekian kalinya dengan tujuan mengambil minuman.
🌸
Kusuma sudah menghabiskan semua makanannya, kecuali untuk ketiga bakpaonya. Begitu pun yang lain, tinggal sedikit makanan yang harus mereka makan.
"Adek suka kacang merah?" tanya Osamu setelah melihat isi dari bakpao yang sedang dimakan oleh Kusuma.
"Un, aku suka. Apalagi jika dijadikan isi bakpao seperti ini, aku suka dou sha bao," jawab Kusuma jujur.
"Memangnya kenapa? Kak Osamu mau?" lanjut Kusuma sambil sedikit menjulurkan tangannya ke arah Osamu yang berada di sebelah kanannya dengan perasaan polos.
"Ah tidak, aku bisa mengambilnya sendiri," jawab Osamu.
"Tak apa kak, cobalah aku masih ada bakpao kesukaan ku di sini, kaya baozi." kata Kusuma sembari menunjuk salah satu bakpao yang tersisa di piringnya diakhir.
"Kaya baozi?"
"Itu loh, yang isinya selai srikaya,"
"Oh aku tau itu! Aku jarang-jarang loh liat orang yang menjadikan kaya baozi menjadi bakpao kesukaan mereka," saut Atsumu yang berada di sampinh kiri Kusuma secara tiba-tiba.
"Oh iya kah?"
"Sou, biasanya yang warna putih disebelahnya itu. Banyak orang yang suka," jawab Atsumu.
"Termasuk aku!" saut Kazuo.
"Ohh ternyata di Jepang juga sama ya," kata Kusuma
"Di Jepang biasanya disebut nikuman, dek." kata Elvina.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]
Fiksi PenggemarKeluarganya merupakan keluarga harmonis yang selalu membuat orang lain merasa iri, tapi itu terjadi sebelum kejadian orang tua Kusuma Praharahisa yang bercerai saat ia menduduki kelas 1 SMP. Kusuma adalah anak tunggal yang setelah kejadian tersebut...
![Sumu, Samu, & Suma [BEING MIYA'S LITTLE SISTER]](https://img.wattpad.com/cover/303719346-64-k476781.jpg)