19 || Kembali ke Awal

87 1 0
                                        

Allooo semuanya 👋

Gimana kabar kalian? Semoga selalu sehat dan bahagia, aamiin.

Komen dong, gimana sama part-part sebelumnya? Bosenin atau gimana?

Enjoy sama ceritanya •‿•

Play music 'Kembali ke Awal' by Gleen Fredly 🎶🎧

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Play music 'Kembali ke Awal' by Gleen Fredly 🎶🎧

Setelah pertemuan tadi sore, kini Anara sudah berada di kediamannya. Baru selesai mandi dengan air hangat, karena tadi hujan-hujanan.

Anara pulang sendiri. Awalnya Derent ingin mengantarnya, tetapi dia menolak. Bukan tanpa alasan, Anara ingin pulang bersama Arkan, karena saat pergi ke taman itu pun dengannya. Namun, saat dia mencari sosok suaminya sudah tidak ada.

Kini, kaki mungil gadis itu mencari sosok Arkan. Tadi saat pulang dia tidak menemukan siapa-siapa, hanya ada Bi Inah dan Mang Idoy tengah mengobrol di pos satpam.

"Arkan, lo di mana?" teriakan itu menggema di seluruh ruang tamu hingga dapur.

Mulai mencari dari kamar, ke ruangan-ruangan di lantai atas, hingga ke lantai dasar. Namun, sosok itu tidak ada. Apa dia sedang keluar? Apa ke markas? Atau ke mana? Anara dibuat bingung.

Tidak biasanya juga Arkan pergi tanpa pamit, walaupun buru-buru pasti dia akan menelpon atau mengirim pesan. Akan tetapi, kali ini tidak ada.

Helaan napas kasar keluar dari mulut gadis itu. Dia lelah pulang hujan-hujanan dan mencari angkutan umum untuk pulang tadi. Perutnya juga belum di isi sejak siang.

"Makan dulu deh." Langkahnya berjalan ke ruang makan. Di meja sudah ada beberapa makanan yang tadi di siapkan pembantunya. Mengambil piring, lalu di isi dengan sop ayam serta naget dan juga tahu.

Dingin-dingin seperti ini memang sangat pas untuk memakan yang hangat-hangat. Makanya, Anara mengambil sop ayam. Catat, hanya kuah dan ayamnya saja, tidak dengan sayurannya. Kalau ditanya kenapa? Sudah jelas gadis itu akan menjawab dengan lantang bahwa dia tidak suka semua jenis sayuran.

Seorang diri di ruangan yang luas membuat Anara sedikit merinding, apa lagi di luar sudah gelap. Matanya menerawang ke seluruh penjuru, hingga tidak sadar menemui sosok itu.

Arkan, lelaki itu baru masuk dari arah kolam renang. Sepertinya baru selesai berenang. Dilihat rambut dan tubuh yang terbalut handuk.

"Arkan, gue cariin ternyata lo berenang toh." Anara menghampirinya dengan riang. Namun, lelaki itu malah menjauh. Entah ada apa dengan dia tidak seperti biasa.

"Kok, lo malah ke atas!" teriak Anara dari bawah tangga.

"Mandi!" balas Arkan singkat dan Anara manggut-manggut saja.

ARKANARA {Sahabat Tapi Menikah} Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang