"AAAAAAAA!!!"
Kaget seorang Gadis yang baru saja terbangun dari Tidurnya, Ah untuk saat ini masih Pantaskan di sebut Gadis?
Perempuan itu yang baru saja bangun langsung berteriak Saat tersadar bahwa Tubuh nya saat ini Naked. Perempuan itu menangis Terisak, Menahan semua rasa yang bersatu menjadi Rasa Hancur.
Perempuan itu Terduduk dengan Pikiran yang sangat Kacau.
"Gak mungkin.."
"INI PASTI MIMPI!!"
"INI GAK MUNGKIN-ARGHH!"
Teriakan demi teriakan serta tangisan pedih itu terdengar di setiap sudut ruangan. Hal itu membuat Dua perempuan lainnya juga terusik. Salah satu dari keduanya Terdiam mengumpulkan nyawanya Mencerna apa yang sebenarnya Terjadi.
Perempuan itu menoleh ke samping Kiri nya kemudian Kaget melihat Orang yang ia kenali Terduduk dengan Tangisan dan Juga tangan yang Menjambak Rambut nya. Tapi bukan itu Fokus nya, Melainkan Perempuan itu yang tidak Memakai Apapun.
"Katia." Panggil nya.
Perempuan yang di Panggil itu pun Menoleh dan tersentak Kaget. Bukan, Bukan hanya ada Dirinya di Kamar ini tapi dua Orang yang Di Kenal nya juga ada.
Perempuan itu terdiam menatap Orang yang memanggil namanya itu yang berada di bagian Tengah-tengah. Lalu satu lagi Orang yang ia Kenal Terduduk dengan Wajah Syok di Atas Ranjang Menatap Dirinya Sendiri.
"Arabella-Hiks, Ini Mimpi kan?"
Katia bertanya dengan Tatapan Mata menuntut Bahwa Apa yang terjadi saat ini hanyalah Mimpi.
Perempuan itu tidak Menjawab nya sama sekali dan menundukkan kepala nya.
"A-pa yang terjadi, Ara?"
Desi bertanya dengan tubuh gemetar mencoba menghilangkan pikiran-pikiran negatif itu.
Arabella yang di Tanya Pun Juga terdiam mengingat-ingat apa yang Semalam Terjadi. Hal yang ada di Ingatan nya yaitu setelah Pesta ulang tahun nya Selesai, Saat Ia akan membuka Kamar Hotel nya tiba-tiba ada Yang Menarik nya Dengan menutup Mulut nya sampai Tidak sadarkan diri.
Kemudian saat Ia terbangun sudah berada di ruangan ini. Aaron, benar. Ia sangat ingat bahwa Saat Ia terbangun ada Aaron di Ruangan ini dengan Valdo dan Beberapa Laki-laki yang Ia tebak Inti Alister yang Lainnya.
Meskipun yang Arabella ingat hanya Wajah Aaron dan Valdo. Tapi Ia masih ingat bahwa ada Tiga laki-laki yang tidak ia Ingat wajah nya juga Menikmati tubuh nya Semalam.
"Ini bukan Mimpi, Aku Ingat semalam ada Aaron dan Valdo di Kamar ini."
Diam-diam Perempuan itu tersenyum mengingat apa yang Sebenarnya terjadi Semalam. Arabella mengangkat wajah nya dengan Ekspresi menyedihkan.
"Hiks-Aku ingat Aaron dan Valdo yang semalam ada disini bersama Inti Alister yang lainnya."
Deg.
Mereka berdua terdiam mendengar nya.
Apa yang di katakan Arabella membuat satu persatu ingatan Semalam Muncul.
"Ara, Aku juga ingat kalau Hiks-Semalam ada Kelvin. D-dia, Kelvin dan.."
Katia Menangis mengingat apa yang di Lakukan Kelvin. Laki-laki itu Mengambil Mahkota nya yang sangat Ia jaga. Meskipun Katia menyukai Laki-laki itu tapi Tetap Ia sakit hati dengan Ini.
Tapi Ada dua Laki-laki yang tidak di kenal nya juga Melakukan nya. Laki-laki itu Tidak bisa Katia Ingat wajah nya sama sekali.
"Dan juga Ada dua Orang yang gak aku Tau siapa karena aku gak inget Wajah nya."
KAMU SEDANG MEMBACA
LAREINA [ END ]
Fiksi RemajaDelova Lareina Draxler. Remaja 18 Years Old yang bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis bernama Zernice Lareina Emerald, Di hari pertama nya menginjakkan kaki di Sekolah nya Lagi. Karena suatu hal, Entah nyasar atau memang sudah di takdirkan. Jiwa E...
![LAREINA [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/326477222-64-k347697.jpg)