Di sebuah rumah, Dua orang perempuan duduk bersama setelah sekian Lama tidak saling memberi kabar.
"Aku tidak tau kenapa tiba-tiba kamu datang untuk menemui ku. Setelah sekian lama apa tujuan kamu kesini untuk menemui putra mu?"
Zee menatap perempuan yang duduk di samping menghadapnya. Sedangkan dirinya duduk di sopa single dengan pandangan lurus ke depan.
"Aku hilang ingatan."
"Bisa jelaskan kenapa aku menyembunyikan tentang kehamilan dan putra ku?"
Perempuan di samping nya terjecut mendengar itu. Ia tidak tau bahwa seseorang yang sudah di anggap nya seperti adik nya sendiri mengalami amnesia.
"Bagaimana bisa?"
"Kecelakaan saat kelas sembilan."
Ia menghela nafas, "Aku akan ceritakan sejak awal tau kehamilan kamu."
"Awal mulanya, Aku merasa aneh karna kamu mengeluh tidak enak badan dan merasa Mual. Aku pikir kamu sakit, Tapi aku ingat sesuatu yang membuat aku berpikir bahwa kamu hamil saat itu. Saat tanggal merah mu, Kamu tidak mengeluh dan saat itu sudah lewat. Aku bertanya padamu apakah kamu pernah melakukan hal yang seharusnya tidak kamu lakukan. Jawaban kamu, Kamu pernah melakukannya itu dengan pacar mu saat itu."
"Di saat kamu pergi berlibur bersama keluar mu saat itu, Kamu tidak memberi tau dia dan bahkan tidak mau menemui nya Karna takut jika dia tau tentang kehamilan kamu.
Tapi di saat kamu kembali bersekolah, Kamu mendapat kabar bahwa dia kecelakaan dan pindah sekolah setelahnya. Kita sempat ke rumah dia saat itu, Tapi rumah nya sudah kosong. Awalnya hanya kakak yang tau tentang kehamilan kamu, Tapi 3 Bulan setelah itu Abang kamu menemukan testpack di dalam kamar kamu. Mereka meminta penjelasan dari kamu, Tapi kamu memilih untuk pergi Menemui Kakak."
"Selama 5 Bulan kamu tinggal bersama kakak tanpa ada orang lain yang tau termasuk keluarga kamu. 1 Minggu Setelah melahirkan kamu kembali ke keluarga kamu menjelaskan apa yang terjadi tapi tidak tidak benar. Kakak yang menyuruh kamu untuk berbohong kepada mereka, Mengatakan bahwa saat kamu pergi pada hari itu usia kehamilan kamu baru 1 Bulan. Lalu kamu keguguran saat usia nya 3 Bulan, Dan kamu masih tidak mau pulang karna merasa sedih saat itu. Untung nya mereka percaya dengan penjelasan kamu tanpa tau bahwa saat kamu pergi, Usia kehamilan kamu sudah 4 Bulan lebih. Tapi memang tidak terlihat karna perut kamu tidak terlalu besar meski hamil 4 Bulan saat itu."
"Setelah nya kamu menjalani kehidupan kamu seperti biasa melanjutkan sekolah kamu dan kamu pindah sekolah karna kakak yang menyuruh. Tetap Di sekolah itu akan membuat kamu mengingat pacar kamu, Dan kakak mau kamu melupakan masalalu kamu demi masa depan kamu. Kamu sudah cukup berkorban menyembunyikan kehamilan kamu dari Dia, Agar tidak merusak masa depan nya. Kamu mencintainya, Dan karna cinta itu kamu lebih memikirkan tentang dia dari pada dirimu sendiri. Karna di usia Kalian saat itu masih muda untuk menikah."
"Lima bulan kita masih saling berkomunikasi sampai akhirnya kamu tidak ada kabar dan kakak sedang dalam masalah saat itu. Orang tua kakak tau tentang putra kamu dan karna itu kakak meminta kenalan kakak untuk merawatnya. Tapi kakak mendengar kabar bahwa dia meninggal. Kakak coba untuk mencari tau keberadaan Putra mu, Tapi sampai saat ini kakak belum menemukannya."
Sekarang Ia tau apa yang di sembunyikan selama ini oleh Zee asli. Tentang kehamilan nya, Tentang putra nya, dan Alasan mengapa Zee asli tidak memberi tau Gavin.
Ia menatap perempuan itu, "Aku tau kak, Putra ku Dakva bersama ku." Ucap nya.
"Bagaimana bisa?"
"Tentu saja bisa."
"Apa kamu sudah memberi tau Gav-"
"Gavin?"
Zila mengangguk.
KAMU SEDANG MEMBACA
LAREINA [ END ]
Teen FictionDelova Lareina Draxler. Remaja 18 Years Old yang bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis bernama Zernice Lareina Emerald, Di hari pertama nya menginjakkan kaki di Sekolah nya Lagi. Karena suatu hal, Entah nyasar atau memang sudah di takdirkan. Jiwa E...
![LAREINA [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/326477222-64-k347697.jpg)