Jelbb...
Aku menusuk seseorang di belakang ku dan berlari ke arah laki-laki lainnya. Sisa sembilan! Aku melompat dan menusuk mereka. Mereka pasti akan melakukan hal yang sama jika tidak dibunuh. Orang-orang ini hanya ingin uang tanpa tahu buruknya misi mereka untuk manusia. Para bangsawan itu harus kuberikan pelajaran!
"N! Buka keretanya!"
Tinggal empat lagi!
Aku mengeluarkan Mana pada pedangku dan menusuk tanah. Listrik menyebar pada empat orang tersisa. Ini cukup! Aku berbalik dan melihat N kesusahan untuk membukanya. Apa yang dia lakukan?
"Ini terkunci!"
Tanganku menarik pintu dengan keras sampai copot. N bertepuk tangan dan memeriksa keadaan para Centaur di dalam.
"Mereka belum sadar."
"Kita bawa saja kereta ini ke tempat mereka. Apa ada yang sudah bangun?"
"Centaur tadi."
"Bawa dia keluar, dia harus menunjukan jalannya!"
Bagaimana dengan mayat orang-orang ini? Jika kami tinggalkan begitu saja, apa itu bukan masalah? Tidak, ada banyak binatang yang akan memakan mereka semua. Itu pantas untuk mereka!
🌼🌼🌼
"Disini?"
"Iya! Tunggu sebentar!"
Di depan ku hanyalah semak-semak yang menjulang tinggi. Apa ini tempat mereka hidup. Centaur yang kami tolong masuk ke dalam semak-semak. Aku dan N menunggu beberapa saat sampai beberapa orang Centaur laki-laki datang dari baliknya.
"Periksa keretanya!"
Tidak ada hal aneh selain dua kuda di depanku sedang menyeret kereta yang penuh dengan manusia kuda. Kurasa kuda-kuda ini sangat kuat, apa mereka sering membawa beban berat? N tertidur sangat pulas, sampai aku mendengar suara dengkurannya. Kenapa jadi aku yang berjaga?
"Terima kasih telah menolong mereka." Salah satu Centaur laki-laki mendekatiku.
"Tidak apa-apa!"
"Kami akan membawa kereta ini ke dalam. Masuklah!"
Masuk? Ke dalam semak-semak? Kami masuk ke dalam, kukira wajahku akan terkena dedaunan namun tak ada yang terasa sama sekali. Apa tadi adalah sihir? Apa mereka menggunakan penghalang?
Di depanku adalah pemandangan paling membuat ku takut. Para Centaur keluar dari rumah mereka dan sedang memegang pedang serta anak panah terarahkan pada kereta ini. Bulu kudukku meremang saat mereka menatapku dengan wajah penuh amarah.
"Tenanglah saudaraku! Mereka mengantarkan para gadis!" Centaur laki-laki tadi berkata dengan sangat keras.
Para Centaur menurunkan senjata mereka. Aku mungkin tak akan datang ke tempat para Centaur lagi. Ini mengerikan.
"Kami harus melanjutkan perjalanan. Kereta ini akan kami tinggalkan, sebagai gantinya. Kami akan membawa dua kuda ini."
"Apa kalian tidak menginap saja?" Centaur yang kutolong mendekat.
"Tidak bisa. Kami harus segera pergi ke sarang naga."
Mereka semua terkejut mendengar nama sarang naga.
"Kami dalam misi menyelamatkan seorang putri. Kami sudah sangat terlambat."
"Jika begitu bawalah hadiah dari kami!"
"Ti..."
"Iya, dengan senang hati."
N terbangun dan menampilkan wajah cerahnya. Memangnya dia tahu apa hadiah kami? Apa dia bangun setelah mendengar hadiah yang akan diberikan untuk kami? Aku mengangguk pada Centaur. Tentu saja, N akan membawa semuanya dikudanya.
🌼🌼🌼
Kami menunggangi kuda dan berlari lebih cepat. Ini akan cepat sampai ke sarang naga. Aku menatap kuda N yang masih tertinggal jauh. Para Centaur memberi kami banyak senjata dan makanan. Karena itu keinginan N, jadi aku serahkan semuanya padanya.
"Tak bisakah kita berbagi?"
"Kau yang mau hadiahnya. Tidak semua orang memiliki uang, mungkin Dryad mendapatkannya dari uang yang tertinggal di hutan. Jika Centaur, mereka tak mungkin memiliki uang dari manusia."
Aku memacu kudaku sampai berbatasan tebing. Apa disana tempat para naga berkumpul? Gunung api yang menyala dengan awan hitam di atasnya. Perjalanan ini sangat jauh jika berjalan kaki. Sampai dimana para prajurit bergerak? Apa mereka sudah sampai disana?
"Ivy, bukan disana. Ikuti aku!"
Memang bukan! Apa aku gila membuat kuda ini melompat ke bawah?
Aku mengikuti kuda N dari belakang. Apa kami akan bertemu monster lainnya? Bertemu Centaur adalah sebuah kemustahilan. Mereka sangat tertutup dan membenci manusia. Beruntung kami dianggap penolong oleh mereka.
"Kita lebih dulu datang!"
"Datang?"
"Kita memotong jalur. Jika kita bergerak dengan kuda-kuda ini, tiga atau empat hari kita sudah sampai ke perbatasan. Apa kita berjalan pelan-pelan saja?"
"Baiklah, kita juga punya kuda jadi perjalanan ini akan jauh lebih mudah."
Hanya saja jalur yang kami ambil ini lebih berbahaya dan penuh dengan monster. Tetap saja kami mempertaruhkan nyawa kami disini. N menengok ke samping kanan dan kiri. Dia seperti tidak tahu jalan apa yang kami ambil. Apa dia sudah melihat peta?
"Ada apa?"
"Ivy! Menurutmu kita ke mana? Kanan atau kiri?"
"Dimana petamu?"
"Kau tahu kita sedang mengambil jalur lain. Jadi..."
"Jadi apa?"
Kenapa N menggantungkan ucapannya? Apa dia tak tahu arah petanya?
"Aku tidak sengaja menjatuhkannya!"
Menjatuhkannya?
"Dimana?"
"Jurang ular itu!"
Laki-laki ini. Aku mengeratkan peganganku pada tali kuda. Bisa-bisanya dia menjatuhkan benda seberharga itu? Aku tersenyum padanya, jadi akan kemana kami sekarang? Bahkan kami tidak memiliki petunjuk arah mengenai sarang naga. Bagaimana kami akan kesana dengan selamat? Bahkan tempat ini saja sudah berbahaya.
"N?"
"Kita ke kanan saja! Kau lihat gunung tadi kan? Kita hanya perlu menuju ke arah sana." N menatap yakin jalan kanan.
Terserah saja!
Aku sangat marah sampai ingin mencekik lehernya. Kenapa dia tidak bilang sejak kami keluar dari jurang ular itu? Kami bisa meminta petunjuk jalan dari Centaur. Itu akan membantu kami selama di perjalanan ini. Aku mengikuti N yang sangat bersemangat dan bersenandung ria. Apa dia tidak takut pada kematian? Kami akan pergi ke sarang naga bukan tempat naga. Disana akan ada banyak naga yang menunggu kami. Apa dia masih waras untuk tetap tersenyum seperti itu?
Aku tahu semangatnya menjadi seorang ksatria. Dia selalu mengatakan ingin namanya di dengar sampai ke seluruh dunia bahwa dia adalah ksatria yang kuat dan pemberani. Aku tahu kapasitas N, dia kuat. Dia bisa jadi ksatria bila dia ingin. Tapi, apa dia yakin dengan ini?
Aku hanya takut dia menyerah dan tidak percaya diri pada dirinya. Kuharap kami tidak memiliki masalah lain selain peta yang hilang.
🌼🌼🌼
Salam ThunderCalp!🤗
Jangan lupa like, komen, dan share!
See you...
KAMU SEDANG MEMBACA
Ksatria & Tuan Putri ( END )
AdventureBagaimana rasanya sebuah pengkhianat dari seseorang yang kalian percayai? Sakit? Marah? Kecewa? Sedih? Itulah yang dirasakan Ivy, setelah apa yang dia lakukan selama ini untuk N. Justru sebuah pengkhianat dan dia terima. Dikhianati oleh seseorang di...
