AR 16

1.9K 168 36
                                        

Happy Reading love•

°°°°°°

"Kak! Ini berapa lama lagi sampenya?" tanya Killa pasalnya ia menahan sesuatu yang ingin keluar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kak! Ini berapa lama lagi sampenya?" tanya Killa pasalnya ia menahan sesuatu yang ingin keluar.

"Masih sejam lagi."

Mampus! Ia sudah kebelet, jangan sampai ia mengompol lagi di depan Arson dan anak-anak murid lainnya. Mau ditaruh di mana mukanya ini.

Killa mendekat kearah Arson membisikan sesuatu agar Arson bisa membantunya untuk pergi ketoilet sebentar. "Kak."

Arson menoleh lalu berdehem.

"Killa kebelet pipis!" ucapnya pelan.

Arson menatap Killa dengan wajah bingung, karena bus mereka menuju area perhutanan yang sudah dipastikan jalannya tidak lewat rest area hanya lewat jalanan biasa.

"Tadi kan sebelum berangkat udah disuruh buat ketoilet dulu," ujar Arson, karena memang busnya tidak akan berhenti, langsung berjalan karena hanya butuh waktu 3 jam saja untuk sampai tempat tujuan.

"Udah, tapi Killa beser." sahut Killa jujur dengan wajah memelas.

Arson menatap sekeliling jalanan, siapa tau ada tempat untuk membuang air kecil. Tapi nyatanya nihil hanya jalanan dengan dipenuhi pepohonan disekelilingnya.

"Coba liat mau pipis di mana coba." Arson memberi arahan agar Killa melihat sekitarnya.

"Di botol Aqua mau?" tawar Arson, Killa melongo tak percaya ternyata Arson hanya pintar dipelajaran saja tapi tidak untuk hal ini, dari awal pertemuan mereka Killa kebelet pipis disuruh buang air kecil di belakang pohon sekarang dibotol Aqua. Besok di mana lagi?

"Kakak mesum!" teriak Killa yang langsung membuat Regal yang sedang tertidur terbangun, bahkan peserta lainnya yang sibuk masing-masing ikut menoleh mendengar teriakan Killa.

"Siapa yang mesum?" tanya Regal.

Arson yang melihat ia jadi tontonan  merasa malu, bisa-bisanya gadis ini meneriaki dirinya mesum.

"Gak ada apa-apa ngapain ngeliatin ke sini semua!" protes Arson kesal, seketika semuanya kembali ke kegiatan masing-masing.

"Lo mesum bang?" pertanyaan spontan keluar begitu saja dari Regal yang sedari tadi masih linglung mendengar teriakan Killa.

"Ck, tidur lagi lo!"

Melihat Arson sudah marah, Regal pun berhenti bertanya dari pada ia kena semprot ketosnya itu.

Arson melirik Killa yang sedari tadi menunduk, sambil meremas ujung jaketnya.

Arson yang memang sudah peka, berdiri entah ke mana membuat Killa dan Regal memandang kearah Arson.

Bus berhenti dipinggir jalan, membuat yang lainnya kebingungan.

"Kenapa Ar kok berhenti? Mogok?" tanya Ziho.

ARSON RAZENDRA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang