🚫BACA DI JAMIN PENASARAN YANG BERKELANJUTAN...
•Pintar.
•Dingin, cuek.
•Ketua osis.
•Di gemari banyak wanita.
Dia Arson Putra Razendra
Gimana jadinya nanti, ketika dia mempunyai seorang kekasih yang ribet! Di mana dan kapan pun selalu berurusan de...
"Enak banget sih, Killa mau ikut ya?" pinta Killa dengan wajah lucunya.
"Kalau lo mau jadi nyamuk sih gak apa-apa."
Killa berpikir sejenak sebelum menjawab. "Gak apa-apa deh, Killa pengen nonton! Bosen di rumah. Besok kan hari libur."
"Devan, Killa mau ikut gak apa-apa kan?" tanya Nara pada Devan dan langsung di angguki kecil oleh Devan.
"Yes.. boleh, ayuk berangkat!"
"Heh bentar! Lo sama siapa? Naik taksi?"
"Iya juga ya." pikir Killa.
"Udah naik taksi aja! Gue sama Devan nanti ikutin dari belakang," putus Nara.
Killa mengangguk setuju. "Tapi sebentar gue ke toilet dulu ya." izin Killa langsung pergi dari hadapan Nara dan Devan.
"Kebiasaan bocil!"
Setelah selesai menuntaskan panggilan alamnya, Killa langsung keluar dari toilet. Langsung kembali menemui Nara dan Devan. Yang sudah menunggu di parkiran.
"Ekhem."
Killa menoleh ke belakang ke arah sumber suara tersebut.
"Eh, ada cogan." ceplosnya asal.
"Kenapa kak?" tanya Killa yang melihat kakak ketua osisnya ini hanya diam sambil memperhatikan dirinya. Apakah ada yang aneh?
"Tadi gua denger lo mau nonton?"
Killa mengangguk semangat.
"Naik apa?"
"Taksi, karena Nara sama Devan cuman bawa motor. Gak mungkin kan tumpuk tiga," canda Killa.