✦
Pagi harinya di istana milik Reina Florencia, gadis bertanduk merah ini masih berbaring di kasur sembari membaca buku. Menikmati di atas kasur yang empuk dan fasilitas lainnya. Pintu kaca kamar yang diterangi cahaya matahari, udara sejuk yang membuat ingin selalu bermalas-malasan, suasana hening... ketenangan yang indah. Tiba-tiba burung milik Reina datang menemui Ayla.
Para burung menyuruh Ayla untuk ber-siap. Karena ini bukan kamar pribadinya, ia tidak bisa membantah dan langsung pergi untuk mandi. Bak mandi yang sudah disiapkan berisi kelopak mawar, harum yang menyengat. 'Reina-sensei memang hebat punya istana megah dan nyaman begini...' Ayla berkhayal mengandai-andai punya istana indah.
Lagi-lagi Reina membawakan gaun. Ayla tidak bisa menolak karena ini pemberian gurunya. KRIET... Ayla keluar dari kamarnya untuk sarapan pagi. Saat sudah sampai ke ruang makan, hanya ada Seina yang sedang makan di sebelah kiri.
"OH?! Ayla! Disini sini! Duduk samping aku." ucap Seina dengan senang. "Nona Seina... dimana yang lain?" ia melihat sekeliling benar-benar sepi. "Natsumi dan Arthur sedang lawan tanding di arena, kalau Reina sepertinya dia ada tugas? Humpp~..."
'Huh... sepi sekali' Ayla masih merasa canggung dengan saudara kembar gurunya.
Mereka makan tanpa berbicara apapun. Seina yang menikmati makanannya, sedangkan Ayla ingin sekali cepat-cepat menghabiskan makanannya karena ingin bertemu Arthur.
Seina melirik sedikit ke arah gadis itu. "Apa kau benar-benar iblis?" tiba-tiba muncul di depan wajah Ayla. "EH?! I-iya! Aku memang... iblis."
Gadis bertanduk merah sangat tidak suka dirinya ditanyakan dirinya benar-benar iblis. Ia mengalihkan topik sensitif dengan gegalatan. "Oh ya! Reina-sensei masih lama tugasnya?" tanya Ayla. "Sepertinya dia mendengar ada perang sebentar lagi. Jadi dia harus mengurus sesuatu."
Ayla menghela nafas karena pasti Reina sibuk sekali, bahkan bisa beberapa hari tidak bertemu walaupun di istananya. Setelah usai sarapan, Ayla langsung menuju ke arena. Ia mendengar suara berisik di dalam.
SRANG!... DUAR!!!
"HAHA! Apa cuman ini aja kemampuan Ree?" suara tawa riang milik Natsumi menggelegar sampai keluar. Gadis bertanduk merah itu sangat takjub betapa luasnya ruang itu. Ia sempat berpikir apakah ada ruangan yang tidak besar di istana ini? Ayla melihat ke bawah sana ada Arthur dan Natsumi.
"Tangkap aku kalo bisa!" ledek gadis berambut hitam.
"Hahh... lu itu kayak manusia yang punya tipe kesempurnaan! Mana bisa lawan manusia yang setengah-setengah stamina kayak gw gini!" protes Arthur. Dibanding lawannya kemarin, lebih baik ia melawan Reina dibanding Natsumi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Choose! Fairly Together!!
FantasyDua dunia yang berkebalikan dengan dunia asli, Dunia Mati dan Dunia Hidup. Gadis bertanduk merah didorong ke dalam jurang yang akan menuju Dunia Hidup. Sempat berpikir takdirnya sudah usai, namun dugaannya tidaklah benar. Ia diselamatkan oleh manusi...
