✦
Sesampainya mereka berdua di Inggris, mereka mencari penginapan lalu Arthur langsung memberi tau kabar yang mendadak. Ayla rupanya hanya diam dan mengangguk, kelakuannya bikin Arthur kesal. "HEI! INI KAN GAADA ORANG?! LU BOLEH NGOMONG DISINI! GW LAGI SERIUS MALAH DIDIEMIN" yah tidak salah sih tadi disuruh diam.
Ayla mengangguk lagi dan mengerti apa maksud Arthur. Untung saja Arthur membawa 'pistol Colt M1911A1'. Ia mengambil (menyuri) di markas lamanya, Mafia.
Mengambil tiga pistol beserta pelurunya, tapi kali ini ia menggunakannya satu pistol saja. Lalu ia memberikan Ayla sebuah kotak kecil.
Arthur tidak menjelaskan apa itu isi kotaknya kepada Ayla yang isi nya bom. Bom itu akan meledak jika sang pengguna terbanting atau merasa terancam. Isi kotak itu pun juga bisa melacak tanda bahaya.
"Jadi kapan kita ke lokasinya?", tanya gadis bertanduk merah yang sudah siap ingin pergi. "Jangan dulu, kita emang bawa ini tapi tatap santai jalan-jalan. Jangan sampai ada yang curiga ke kita" perintah Arthur.
Ayla mengangguk mengerti. Hal pertama sampai disana, mereka berjalan-jalan disekitar Mancaster. Itulah pertama kali Ayla melihat tata rias wajah.
Ia masuk ke toko itu sambil menarik tangan Arthur. Laki-laki ini sedikit risih di dalam karena isinya perempuan semua. "Arthur! Ayla kalo make-up cantik gak?" tanya gadis dengan tatapan mata berkilau.
Arthur mengangguk dan bukannya memuji malah.. "Engga sama sekali cocok." Ribuan keping hati Ayla retak dan hanya bisa membatu di tempat. 'Dia ngangguk tapi bilang gitu..' namun Arthur belum selesai berbicara dan mendekati telinga Ayla.
"Kau sudah cantik tanpa make up, aku suka itu" gadis bertanduk merah itu wajahnya langsung memerah dan takjub. Apa benar ini ucapan langsung dari isi hati asli Arthur?
Kalau dilihat-lihat telinganya memerah dari pada wajahnya yang tidak ada reaksi sama sekali. Ah Ayla ngerti dan langsung keluar dari toko itu. 'Humpp... beneran ga cocok ya?' keluh dirinya. Ia menatap lama dari luar toko make up. Banyak sekali perempuan yang mencoba.
"Makan yok!" ajak Arthur. Padahal mereka baru makan dua jam yang lalu. "Huff makan mulu... niatnya jalan-jalan kan? keluh gadis ini. Sebenarnya Arthur bingung ketika melihat raut wajah gadis ini tidak sesuai ekspetasinya saat datang ke Inggris, "Yaudah ayo! Mau kemana lagi?"
Tiba-tiba mobil hitam itu terlintas melewati mereka berdua. Mobil yang terlihat masih baru dan mengkilap warna hitam dibawah terik matahari, dengan penumpang penting.
KAMU SEDANG MEMBACA
Choose! Fairly Together!!
FantasiDua dunia yang berkebalikan dengan dunia asli, Dunia Mati dan Dunia Hidup. Gadis bertanduk merah didorong ke dalam jurang yang akan menuju Dunia Hidup. Sempat berpikir takdirnya sudah usai, namun dugaannya tidaklah benar. Ia diselamatkan oleh manusi...
