Dua dunia yang berkebalikan dengan dunia asli, Dunia Mati dan Dunia Hidup. Gadis bertanduk merah didorong ke dalam jurang yang akan menuju Dunia Hidup. Sempat berpikir takdirnya sudah usai, namun dugaannya tidaklah benar. Ia diselamatkan oleh manusi...
Esok paginya adalah hari dimana Arthur tunggu-tunggu. Debutantenya dimulai dari malam hingga pagi buta. Arthur bangun dari ranjangnya dan melihat pintu kamarnya sedikit terbuka. Seingatnya pintu ditutup rapat. Ia menduga gadis bertantuk merah itu datang ke kamarnya.
Arthur keluar dari kamarnya dan melihat Ayla sedang menyiapkan sesuatu. Gadis bertanduk merah tidak menyadari kedatangan Arthur dari belakang. "Kau ngapain?" ia terkejut ketika mendengar suara Arthur.
"AH!~ Selamat ulang tahun Arthur!" ucap Ayla dengan senyum manisnya. Ditambah sambutan meriam kecil berisi bingkisan kertas yang diledakkan oleh Hyuji. Ternyata bocah kadarluasa ini juga datang ke rumah mereka. "Habede 003!" sambil memeluk mereka.
'Gw gak bisa napas sialan...' dalam hatinya ingin sekali melepas pelukan itu, namun tidak mungkin ia tolak di hari pentingnya. Di pipi Ayla ada bekas cream vanilla dimana-mana. Arthur mengusap pipinya sambil tersenyum dan mengucapkan, "Thank You Ayla."
Ayla mengambil handphone Arthur dan membuka kamera. "Ayo fotbar! Chesee!!" mengedip satu mata.
"Chesee.."
"KEJU!!!"
CEKREK!
PLAKKKK...
Dari dua sisi Ayla dan Hyuji melempar kue ke Arthur. Bangkitlah rasa pembalasan dari Arthur yang membalas lemparan kue kepada mereka berdua. Tepat sasaran di wajah mereka dengan satu kali lemparan yang besar.
Arthur menyayangkan kuenya tidak dimakan. "Kuenya memang bukan buat dimakan. JANGGG!!!... ini yang dimakan!!" ketika Ayla membuka oven, tercium harum masakan yang lezat. Daging panggang kesukaan Arthur. "Tadaa!... Ini dia kesukaanmu Arthur.." Ayla melepas celemeknya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(cr? me/dudulacc_)
Arthur terlihat senang saat melihat daging itu dikeluarkan dan tidak sabar menyantapnya. Ayla mengetahui kesukaan Arthur. Gadis bertanduk merah ini sudah hafal setiap Arthur makan kue tidak akan habis. Jadi ia membuat rencana bersama Hyuji melakukan lempar kue.