"Jika kau tidak membocorkan dokumennya, lalu bagaimana bisa Count Rigelhoff hanya membeli barang-barang yang tertulis di dokumen itu? Aku mencemaskan hal seperti ini akan terjadi, makanya aku memberimu dokumen palsu!"
Dengan kata lain, mereka tidak mempercayaiku, jadi mereka membuatku mengurus dokumen palsu, dan aku jatuh tepat ke dalam perangkap mereka dengan membocorkan isi dokumen tersebut ke Count Rigelhoff.
Aku tidak habis pikir. Bukan aku yang membocorkan dokumennya. Aku bahkan mengirim surat yang menyuruh Count Rigelhoff menghentikan rencananya.
"Saya tidak pernah membocorkan dokumen itu."
"Haha! Kau berani sekali, jadi bagaimana caramu menjelaskan hal ini? Bagaimana dokumen yang hanya bisa kau akses berakhir di tangan Count Rigelhoff?"
"Bukan hanya saya yang bisa mengakses dokumen itu, Yang Mulia."
"Apa?"
Perutku seperti terlilit. Aku merasa seolah aku akan berakhir bersalah sama seperti Edith di cerita asli. Tapi... apa lagi yang bisa kuperbuat selain membela diri?
"Seperti yang sudah Duke katakan, Duchess dan Nona Lize pernah melihat dokumen itu, begitu juga orang-orang yang membuat dokumen tersebut."
"Mereka semua anggota keluargaku."
"Saya juga. Berdasarkan hukum nama saya bukan lagi Edith Rigelhoff, dan anda sendirilah, Tuan Duke, yang membubuhkan segel anda di atas kertas sebagai saksi dari pihak pengantin pria."
"Apa kau mengajakku bermain kata?"
"Siapa nama Nona Lize? Apa Lize Ludwig?"
Pertanyaan provocatifku seolah membekukan sepenjuru ruangan.
"Apa kau... ingin menyalahkan Lize?"
"Siapa yang melihat saya membocorkan dokumen itu? Count Rigelhoff mengetahui isi dokumen yang saya kerjakan, lalu hanya dengan fakta ini, saya langsung menjadi pelakunya?"
Aku merasa ingin menangis. Orang-orang ini memperlakukan seperti orang bodoh, atau mungkin mereka menganggapku mata-mata yang idiot?
"Saya ulangi, Duchess tahu saya menyusun dokumen itu, Nona Lize juga tahu, dan saya sadar kalau hal seperti ini terjadi, sayalah orang pertama yang akan dicurigai, benar bukan?"
Untuk pertama kali, mulut Duke terkunci. Ya, dia pikir aku ini orang tolol yang tidak memperhatikan hal-hal seperti itu.
"Jika sedikit pun anda tidak mempercayai saya, seharusnya anda tidak mempercayakan pekerjaan seperti itu kepada saya!" Namun, aku tahu alasan mereka memberiku pekerjaan itu. "Tapi anda sengaja melakukannya... anda ingin mempunyai bukti kalau saya telah membocorkan dokumen itu supaya anda bisa mengekang Count Rigelhoff, iya kan?"
Itulah yang sebenarnya terjadi di cerita asli. Edith yang tidak tahu bahwa dokumen itu palsu, membocorkan informasi dari dalam kediaman Ludwig ke ayahnya, dan karena itu, Edith kemudian dikurung.
Tentu, karena dokumen itu palsu, Ludwig tidak merugi sama sekali, sedangkan Rigelhoff berakhir membeli berbagai barang yang tidak berguna.
Tapi, bukan aku pelakunya. Bagaimana bisa informasi tersebut mencapai Count Rigelhoff?
Aku menyebut nama Lize karena kesal, tapi tidak ada alasan bagi Lize untuk melakukan hal seperti itu.
'Pada akhirnya, apa aku tidak bisa lepas dari alur cerita asli?' Aku merasa ketakutanku menjadi kenyataan. Dan aku merasa putus asa. 'Apa pun yang kulakukan, apa aku tetap tidak bisa menghindari akhir di mana Killian memenggalku?'
KAMU SEDANG MEMBACA
Isekai Yang Berbeda
RomanceSeorang pekerja kantoran biasa meninggal dibunuh kakaknya yang gila judi. Setelah meninggal dia bangun di dunia novel yang dibacanya kemarin, yaitu novel "Menolak Obsesimu". Awalnya dia senang karena dia mengira itu kompensasi yang sepadan atas kema...
