Selesai memandikan mas revan,nadilla langsung mandi karena satu jam lagi waktunya sholat dzuhur akan tiba.
Mas revan sudah nadilla bawa ke ruang keluarga,agar nonton tv bersama ayah disana.seenggaknya nadilla tidak akan khawatir lagi meninggalkan mas revan di rumah seperti hari itu karena ada ayah.
Selesai mandi nadilla langsung melaksanakan sholat dzuhur setelah itu ia memakai skincare,dan makeup yang tipis saja.
Tok tok tok
"Siapa?"tanya nadilla di dalam kamar.
"Bunda dill"jawab bunda.
"Bentar bun"nadilla beranjak dan membuka pintu kamar dan memperlihatkan Bunda yang juga sudah siap dengan pakaian jalannya.
"Kenapa bun?"tanya nadilla.
"Makeup in Bunda dong dill"pinta Bunda pada menantunya.
"Boleh bun,mari masuk bun,bentar yah dilla pakai skincare dulu"ujar nadilla.
Bunda pun melihat nadilla yang masih memakai skincare.setelan nadilla selesai dia langsung makeup bunda,yang tipis-tipis saja setelah itu nadilla juga memakai makeup.
"Ayah jaga revan yah baik-baik"ucap bunda yang sudah siap pergi.
"Iya bun"
"Revan baik-baik di rumah yah,bunda pinjam istri kamu dulu oke"
"Iy-a bun-da"
Cup
"Mas revan aku pergi dulu yah"pamit nadilla pada mas revan.
"Iy-a"
Nadilla menyalim punggung tangan mas revan dan ayah,setelah itu mereka berdua pun pergi dengan naik taksi,karena pak mamat sudah bunda pulang ke rumah dan kembali besok pagi lagi.
Selang berapa lama pun mereka sudah sampai di mall,mereka langsung menuju lantai dua tempat bunda langganan belanja pakaian disana.
"Selamat datang bu margaret"sapa pelayan di situ dengan sopan.
"Iya,boleh tunjukkin saya pakaian keluaran terbaru"
"Oh iya bu boleh,mari ikuti saya"
Nadilla pun hanya mengikuti bunda di samping saja,sambil melihat kiri kanan,barang-barang yang bagus dan pastinya mahal.
"Ini semua keluaran baru dari toko kami bu"ucap pelayan itu.
"Yasudah nanti saya dengan putri saya nanti lihat-lihat dulu"ujar bunda dan di jawab anggukan sopan oleh pelayan itu.
"Kamu pilih aja dill,nanti kalo udah langsung bunda bayar di kasir.ingat jangan lihat harga,cari sesuai yang kamu suka aja"
"Iya bun"nadilla pun keliling-keliling untuk mencari pakaian yang cocok untuknya.
"Ini cocok deh buat kamu dil"ucap bunda sambil memperlihatkan gamis putih yang elegan pada nadilla.
"Iya bagus banget bun"nadilla menatap gamis itu dengan mata yang berbinar.
"Yaudah masukin satu ini di keranjang kamu"
Setelah memutar-mutar,dan cuman dapat sekitar dua pakaian untuk nadilla,mereka langsung ke toko lain lagi.karena nadilla masih belum terlalu sreg dengan pakaian yang di toko itu.
Sudah tiga toko mereka datangi,bunda juga masih belum merasa puas dengan pakaian mereka,akhirnya mereka ke toko lain lagi dan syukurnya langsung disana mereka berhenti karena sudah dapat yang bagus.
Di toko ke empat ini mereka dapat lumayan banyak,pakaian untuk mas revan sekitar lima,untuk ayah juga lima,bunda dapat sepuluh pakaian,sedangkan nadilla lebih banyak karena nadilla belum punya pakaian yang baru,nadilla di belikan sebanyak dua puluh pakaian,belum lagi dengan aksesorisnya.
Karena belanjaan mereka banyak,bunda langsung memanggil bodyguarnya untuk mengantar belanjaan mereka pulang ke rumah,karena mereka masih mau jalan-jalan dulu ke mall.
Seperti menonton bioskop,setelah menonton bioskop mereka jalan-jalan dulu keliling,setelah itu pergi ke restoran bintang lima yang tidak jauh dari mall.
"Kamu mau pesan apa dill?"tanya bunda pada nadilla yang sedang melihat menu makanan.
"Bentar bun,banyak banget menunya soalnya"jawab nadilla dengan lucu,membuat bunda terkekeh geli pada menantunya itu.
"Aku pesan chicken steak sama nasi goreng aja bun,minumnya Orange jus aja"pesan nadilla.
"Pelayan,saya pesan nasi goreng dua,chicken steak satu,kentang goreng dua,dan cake red velvet satu,dan cake coklat satu,minumnya pesan Orange jus satu,dan smooties strawbery satu.itu aja"
"Baik di tunggu lima belas menit yah"ucap pelayan itu.
"Iya"
"Makasih banyak yah bun,udah belanjain aku banyak banget di tambah sekarang bunda ngajak aku makan di restoran yang mahal"ucap nadilla dengan tak enak hati.
"Nggak pa-pa,malahan bunda malah senang banget karena bisa ajak kamu kesini,hal kayak gini masih kurang untuk membayar semua kebaikan kamu yang selama ini sudah rawat revan dengan baik dan tulus"
"Iya bun,udah kewajiban aku juga merawat mas revan kok.malah aku bersyukur karena jadi istri mas revan,kalo saja hari itu mba nara nggak buat hal kayak gitu pasti aku di rumah aja sendirian dan masih sibuk nyari kerja untuk biaya aku hidup"
"Benar juga kata kamu,emang ini udah di atur banget sama Allah yah dill"
"Iya bun"
Mereka pun saling cerita sambil menunggu pesanan mereka datang,setelah pesanan datang mereka langsung makan tanpa berbicara lagi.
Selesai makan mereka langsung pulang dengan naik taksi.
Sesampainya di rumah,bunda dan nadilla langsung masuk ke dalam dan ternyata ayah dan mas revan tertidur di ruang keluarga yang beralas karpet tebal.
"Ya Allah kasian banget suami kita tidur disini"
"Hahaha,lucu banget bun.bentar aku mau foto mereka dulu"ucap nadilla sambil membuka aplikasi kamera untuk memfoto dua lelaki beda umur ini.
Cekrek
Cekrek
Cekrek
Selesai foto nadilla langsung mematikan hpnya,dan berjalan dengan pelan ke mas revan yang masih tertidur lelap ini.
"Mas revan bangun mas,makan malam dulu gih baru tidur lagi"di elusnya rambut mas revan itu dengan lembut agar suaminya itu tidak kaget karena di bangunkan tiba-tiba.
"Di-lla"
"Iya ini aku mas,bangun dulu yuk udah malam loh kamu belum makan"
"Ud-ah pu-lang"
"Iya udah pulang aku sama bunda"nadilla membantu mas revan untuk duduk sambil bersandar di sofa.
Mereka berdua saling tatap setelah itu tersenyum,entah apa yang mereka berdua pikirkan sambil tersenyum tidak jelas seperti itu.
Namanya juga cinta,jadi mereka saling paham satu sama lain tentang pikiran mereka wkwk.
Memang dua manusia yang sedang bucin.
Okee guyss aku cuman update sampe tiga bab aja yah,karena kurasa votenya nggak naik-naik ke angka 500 deh.buat aku jadi malas nunggu banget.
Semoga abis aku update kayak gini kalian makin berbaik hati yah buat vote banyak² dan bagi cerita aku ke orang lain.
Love you guys🩷
KAMU SEDANG MEMBACA
Istri Kedua
Fiksi UmumJangan lupa vote banyak-banyak yah guys,semoga suka dengan cerita ini ☆☆☆ nadilla di paksa menikah oleh suami orang untuk merawat suaminya yang mengalami kelumpuhan di seluruh badannya dan stroke selama 5 tahun ia di paksa menikah untuk membayar uta...
